Dalam 10 tahun terakhir, rumah-rumah dengan panel surya di atap telah berubah dari rasa ingin tahu menjadi hal yang umum.
Teknologi ini telah tersedia selama beberapa dekade - NASA telah memakai satelit bertenaga surya semenjak 1960-an, dan Perang Dunia II, metode penghangat matahari pasif (yang mengubah energi matahari menjadi panas bukan listrik) sudah digunakan di rumah-rumah AS.
Manfaat tenaga surya perumahan jelas: Energi dari matahari tidak ada habisnya; ia menyediakan energi bersih tanpa emisi gas rumah beling; dan itu dapat meminimalisir tagihan listrik. Tetapi ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan ketika menetapkan apakah tenaga surya akan menjadi pilihan yang baik untuk Anda - dan ongkos cuma salah satunya. Berikut 5 hal yang perlu diperhitungkan dikala membangun rumah bertenaga surya.
1. Perawatan
Memaksa rumah Anda menggunakan energi matahari memang memerlukan perawatan lebih dari menggunakan sumber listrik biasa, walau tidak banyak.
Panel surya tidak mempunyai bab yang bergerak. Mereka yaitu bab dari metode yang sepenuhnya stasioner. Jadi setelah dipasang, tidak banyak yang bisa salah. Satu-satunya kebutuhan pemilik rumah adalah menjaga panel tetap higienis. Ini peran penting, meskipun - terlalu banyak bubuk dan kotoran burung dapat meminimalkan jumlah sinar matahari yang tertangkap. Penumpukan debu mampu menghemat daya yang dihasilkan.
Perawatan jenis ini bukanlah sesuatu yang perlu dilakukan sepekan sekali. Anda mungkin cuma perlu menyemprot panel satu hingga empat kali setahun. Anda tidak butuhnaik ke atap. Selang dan nosel dari permukaan tanah dapat mengemban amanah untuk ini.
Selain itu, Anda hanya menyaksikan investigasi sesekali untuk memastikan semua bagian sudah berfungsi. Anda mungkin harus mengganti inverter dan baterai, tetapi ini setidaknya dikerjakan sekali dalam 8 tahun.
2. Lingkungan sekitar
Di mana rumah Anda berada memiliki efek besar pada efisiensi tenaga surya. Ini yakni sesuatu yang sungguh penting: Jika pembangkit listrik Anda bergantung pada sinar matahari, hal-hal mirip bayangan pohon dan gedung-gedung yang menjulang tinggi akan menjadi persoalan.
Ini problem yang lebih besar dari yang disadari oleh beberapa orang. Berbagai jenis panel bereaksi berlawanan terhadap bayangan. Panel surya secara substansial akan meminimalisir outputnya jikalau ada bab panel yang terkena bayangan, bahkan panel surya tertentu akan berhenti menghasilkan energi.
Jadi untuk membangun rumah bertenaga surya, penting untuk memastikan tidak ada bayangan di area panel atap selama jam-jam terik (lazimnya dari jam 10 pagi sampai 2 siang), dan lebih disukai selama seharian yang cerah. Semakin banyak jam panel ter-expose sinar matahari, semakin efisien pembangkit listriknya.
3. Tingkat besarnya radiasi matahari menjamah area anda
Sinar matahari jelas adalah kunci ketika datang ke tenaga surya, dan tidak semua kawasan diciptakan sama dalam hal ini. Sangat penting untuk mengetahui berapa banyak sinar matahari mencapai permukaan tanah di area di mana rumah berpanel surya Anda berada.
Apa yang kita bicarakan di sini yakni insolation - ukuran berapa banyak radiasi matahari menyentuh tanah di area tertentu dalam jangka waktu tertentu. Ini biasanya diukur dalam kWh / m2 / hari, dan ini menginformasikan Anda berapa banyak sinar matahari akan tersedia bagi panel surya Anda untuk berubah menjadi listrik. Semakin tinggi nilai insolasinya dari lokasi Anda, semakin banyak listrik yang mampu dihasilkan oleh panel Anda. Nilai insolasi yang tinggi bermakna Anda bisa menerima lebih banyak daya dari panel yang lebih sedikit. Nilai insolasi rendah mempunyai arti Anda mampu menghabiskan lebih banyak untuk mencapai output daya yang serupa (lebih banyak pada biaya nanti).
Jika Anda tinggal di tempat mirip Phoenix - Arizona, atau Albuquerque - New Mexico. Mereka mendapat peringkat insolation super tinggi, 6.58 dan 6.77, masing-masing. Ini mempunyai arti di Albuquerque, senilai 6,77 kWh sinar matahari jatuh pada setiap meter persegi Bumi dalam satu hari (rata-rata). Di DKI Jakarta, di segi lain, satu meter persegi tanah (Rata-rata per tahun) mendapatkan 3.96 kWh senilai sinar matahari dalam sehari.
Apakah itu berarti Anda harus membangun rumah Anda bertenaga surya di tempat dengan tingkat Insolasi tinggi bukannya di DKI? Bukan seperti itu. Itu hanya mempunyai arti bahwa di DKI, pengaturan panel surya akan kurang efisien ketimbang pengaturan serupa di Albuquerque. Anda mungkin akan memerlukan lebih banyak panel untuk meraih output daya yang sama.
4. Area Pencakupan
Bertentangan dengan apa yang dipikirkan pada umumnya orang, ukuran instalasi tenaga surya tidak ada keterkaitannya dengan ukuran rumah yang dilistriki.
Sebaliknya, ini semua ihwal dua hal: insolation, yang baru saja kita diskusikan, dan berapa banyak kekuatan yang Anda butuhkan. Jika Anda tinggal di Albuquerque dan Anda tidak memakai banyak daya, Anda membutuhkan sistem yang lebih kecil. Jika Anda tinggal di DKI Anda akan menyaksikan lebih banyak panel di atap Anda.
Untuk menerima perkiraan berangasan ihwal seberapa besar sistem yang Anda butuhkan, lihat tagihan listrik Anda dan cari tahu berapa banyak kWh yang Anda gunakan per hari. Rumah keluarga kelas menengah atas rata-rata di DKI menggunakan sekitar 900 kWh setiap bulan, atau sekitar 30 kWh per hari. Kalikan dengan 0,25. Kami menghasilkan 7,5, jadi kami membutuhkan metode 7,5 kW.
Panel surya yang khas menciptakan maksimum 120 watt, atau 0,12 kW, dalam sehari. Untuk setup 7.5-kW, maka, Anda akan memerlukan sekitar 62 panel. Sebuah panel tunggal mungkin berukuran sekitar 142 x 64 cm, jadi tata surya 62-panel akan berskala sekitar 65 meter persegi.
Ada lebih banyak yang masuk ke perhitungan ini. Anda mesti memperhitungkan tingkat insolasi dan berapa jam sinar matahari yang Anda peroleh per hari, dan Anda juga akan melakukan adaptasi kalau Anda memakai metode penyimpanan baterai dengan panel. Jadi sebaiknya berkonsultasilah dengan profesional.
Tetapi dengan perkiraan ini yakni kira-kira sistem yang Anda butuhkan untuk menggerakkan rumah Anda, berapa banyak investasi keuangan yang kita cari untuk tata surya 7,5-kW?
5. Biaya
Pada tahun 1956, panel surya menghasilkan sekitar $300 per watt. Hari ini, harga sungguh menurun. Di sebagian besar daerah, array surya melakukan sekitar $1 sampai $2 per watt. Anda akan membayar lebih mendekati $1 kalau Anda menginstalnya sendiri, dan mendekati $2 kalau Anda mempunyai seorang profesional yang melakukannya. Untuk keperluan harian sebesar 7.5-kW, atau 7.500 watt, Anda dapat mengeluarkan uang mulai dari $7.500 hingga $15.000.
Jika Anda membutuhkan lebih sedikit listrik, tentu saja, jumlahnya kian sedikit. Jika Anda cuma mengonsumsi 600 kWh dalam sebulan, atau 20 kWh / hari, Anda dapat menyediakan semua energi yang Anda butuhkan dengan metode 5-kW. Itu akan ongkos lebih erat ke $5.000.
Berarti tingkat BEP akan tercapai setelah melalui 6 Tahun (Bila diasumsikan tagihan listrik bulanan sebesar Rp 1.500.000 dan tarif listrik tidak mengalami peningkatan). Sangat menjanjikan, ya.
Sumber https://tipsofden.blogspot.com
EmoticonEmoticon