Itinerary atau sering juga disingkat itin ialah rencana perjalanan yang dibuat saat seseorang akan melakukan suatu perjalanan. Itinerary sedikitnya berisi daerah yang mau dikunjungi, angkutanyang digunakan, kegiatan lain, dan waktu masing-masing poin. Itinerary ialah salah hal yang sungguh penting bagi travelers.
Kenapa itinerary penting ? ... Karena sesuatu hal yang dijadwalkan dengan baik saja mampu meleset dari perkiraan, apalagi yang tanpa planning sama sekali. Karena traveling menyangkut banyak hal, maka itinerary ini sangat penting.
Memang sih walaupun telah menyusun itinerary tetap saja tidak cocok dengan rencana. Terutama kalau traveling bareng rombongan. Makanya supaya semua berjalan sesuai rencana, semua mesti mematuhi itinerary yang sudah dibentuk. Maksudnya ialah agar perjalanan yang dijadwalkan lebih terkendali dan terpola.
Itinerary itu selain berisi agenda dan waktu, juga berisi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi ketika traveling.
Agar lebih memahami, berikut ini sedikit tutorial cara menyusun itinerary.
1. Tentukan destinasi traveling.
Dari awal, tentukan destinasi rekreasi yang akan dikunjungi. Berikan klarifikasi secara rinci dan rincian destinasi rekreasi yang akan dikunjungi.
Berikan keterangan apakah cocok untuk dikunjungi atau tidak. Tentukan juga rute yang harus ditempuh untuk hingga ke destinasi tersebut.
Selanjutnya berikan caption mengenai informasi rincian mengenai berapa usang waktu yang hendak dihabiskan untuk berkunjung di destinasi wisata terebut.
![]() |
| Traveling menggunakan kereta api membutuhkan itinerary yang sempurna. |
Memang sih walaupun telah menyusun itinerary tetap saja tidak cocok dengan rencana. Terutama kalau traveling bareng rombongan. Makanya supaya semua berjalan sesuai rencana, semua mesti mematuhi itinerary yang sudah dibentuk. Maksudnya ialah agar perjalanan yang dijadwalkan lebih terkendali dan terpola.
![]() |
| Ilustrasi itinerary. Sumber : wikimedia. |
Agar lebih memahami, berikut ini sedikit tutorial cara menyusun itinerary.
1. Tentukan destinasi traveling.
Dari awal, tentukan destinasi rekreasi yang akan dikunjungi. Berikan klarifikasi secara rinci dan rincian destinasi rekreasi yang akan dikunjungi.
Berikan keterangan apakah cocok untuk dikunjungi atau tidak. Tentukan juga rute yang harus ditempuh untuk hingga ke destinasi tersebut.
Selanjutnya berikan caption mengenai informasi rincian mengenai berapa usang waktu yang hendak dihabiskan untuk berkunjung di destinasi wisata terebut.
2. Rencanakan apa yang mau dilaksanakan di masing-masing destinasi wisata.
Dari permulaan pastikan apa yang akan dijalankan ketika hingga ke tujuan. Kegiatan-aktivitas yang mampu dilaksanakan misalnya yakni : menikmati kuliner mempesona, hunting foto atau cuma sightseeing saja.
3. Perhitungkan budget biaya yang diperlukan.
Ini yang paling penting. Tentukan anggaran atau budget yang hendak dihabiskan selama traveling. Rinci anggaran ini mulai dari tiket transportasi (tiket pesawat atau tiket kereta api), tiket masuk, booking hotel, dan transportasi lokal di destinasi rekreasi.
Rencana biaya ini jangan hingga ada yang terlewatkan. Anggaran ini sangat penting karena jangan sampai kehabisan duit dan mampu menjadi problem.
Merencanakan pengeluaran selama traveling ini sangat penting. Dalam keadaan tertentu mampu meminimalkan ongkos unsur tertentu.
4. Siapkan alternatif terburuk jika ada petaka.
Persiapkan alternatif bila ada bencana alam, contohnya banjir atau hujan angin ribut. Persiapkan rencana cadangan, apakah membatalkan perjalanan atau mengalihkan ke destinasi rekreasi lain atau mencari alternatif rekreasi indoor atau gedung.
5. Persiapkan itinerary cadangan.
Apabila ada hal terburuk yang terjadi mirip petaka atau musibah atau kecelakaan, sudah niscaya itinerary yang telah dibuat secara masak-masak akan batal.
Ini memang tidak diharapkan, tetapi bisa saja terjadi. Apabila hal ini terjadi, rencanakan itinerary cadangan.
Pilihannya yakni : membatalkan, menunda atau mengalihkan perjalanan.
Nah, itulah citra mengenai itinerary. Ternyata itinerary sangat penting saat traveling.
Sumber https://ghost-ships.blogspot.comDari permulaan pastikan apa yang akan dijalankan ketika hingga ke tujuan. Kegiatan-aktivitas yang mampu dilaksanakan misalnya yakni : menikmati kuliner mempesona, hunting foto atau cuma sightseeing saja.
3. Perhitungkan budget biaya yang diperlukan.
Ini yang paling penting. Tentukan anggaran atau budget yang hendak dihabiskan selama traveling. Rinci anggaran ini mulai dari tiket transportasi (tiket pesawat atau tiket kereta api), tiket masuk, booking hotel, dan transportasi lokal di destinasi rekreasi.
Rencana biaya ini jangan hingga ada yang terlewatkan. Anggaran ini sangat penting karena jangan sampai kehabisan duit dan mampu menjadi problem.
Merencanakan pengeluaran selama traveling ini sangat penting. Dalam keadaan tertentu mampu meminimalkan ongkos unsur tertentu.
4. Siapkan alternatif terburuk jika ada petaka.
Persiapkan alternatif bila ada bencana alam, contohnya banjir atau hujan angin ribut. Persiapkan rencana cadangan, apakah membatalkan perjalanan atau mengalihkan ke destinasi rekreasi lain atau mencari alternatif rekreasi indoor atau gedung.
5. Persiapkan itinerary cadangan.
Apabila ada hal terburuk yang terjadi mirip petaka atau musibah atau kecelakaan, sudah niscaya itinerary yang telah dibuat secara masak-masak akan batal.
Ini memang tidak diharapkan, tetapi bisa saja terjadi. Apabila hal ini terjadi, rencanakan itinerary cadangan.
Pilihannya yakni : membatalkan, menunda atau mengalihkan perjalanan.
Nah, itulah citra mengenai itinerary. Ternyata itinerary sangat penting saat traveling.


EmoticonEmoticon