Kamis, 02 Juli 2020

Percikan Api Gunung Bromo Membengkak, Arah Ke Probolinggo

Gunung Bromo di Probolinggo-Jawa Timur, statusnya sampai Senin (4/1/2016) masih siaga. Malah, seperti dilaporkan TribunNews, percikan api tampaksemakin membesar dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Kawah magma yang sudah lebih luas membuat percikan api yang keluar lebih terlihat .

Percikan itu sebelumnya memang sudah beberapa kali terlihat. Akan tetapi, tak sebesar kondisi terakhir.

 percikan api terlihat semakin membesar dibandingkan beberapa hari sebelumnya Percikan Api Gunung Bromo Membesar, Arah ke Probolinggo
Foto terkini Gunung Bromo, muntahan bubuk vulkanik makin hitam.
Foto : TribunNews.

"Secara lazim kondisinya relatif sama dengan sebelumnya. Percikan api itu telah tanpak juga. Tapi kemarin itu kelihatan lebih gede," kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Ayu Dewi Utari, saat dihubungi dari Malang, Senin (4/1/2015).

Sementara arah debu vulkanik mengarah ke Kabupaten Probolinggo pada Senin malam.

Ayu menyebut, arah angin terus bergerak selama beberapa hari terakhir.

Meski begitu, gempa tremor Bromo cenderung justru menurun. Kemarin, kekuatan tremor berkisar di amplitudo 5 milimeter.

Padahal, bebererapa hari sebelumnya, kekuatan itu nyaris mencapai tiga kali lipatnya.

"Memang tremor berkurang, tetapi keadaan percikan api yang justru terlihat membuat statusnya masih sama," tambah Ayu.

Ia menerangkan, belum ada pergeseran batas kondusif di gunung tersebut. Seluruh kaldera masih ditutup.

TNBTS mulai kemarin juga menutup jalur pendakian untuk umum di Gunung Semeru hingga deadline yang belum ditentukan.

Penutupan terutama alasannya adalah topan di kawasan gunung itu dan pemulihan ekosistem.

"Itu artinya, pengumuman sebelumnya tertanggal 22 April 2015 ihwal pembukaan jalur pendakian sudah tidak berlaku," kata Ayu.
Sumber https://ghost-ships.blogspot.com


EmoticonEmoticon