Setelah hengkangnya jago therapy kanker ke mancanegara, kembali jago kendaraan beroda empat listrik Indonesia digaet negara lain. Berita hengkangnya pakar mobil listrik asal Indonesia ke Malaysia dirilis TribunOtomotif. Malaysia menolong membiayai kendaraan beroda empat listrik yang dikembangkan pakar mobil listrik asal Indonesia. Malaysia menggaet pakar kendaraan beroda empat listrik Indonesia alasannya tidak diacuhkan di Indonesia.
![]() |
| Mobil listrik Selo pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2014). Foto : TribunOtomotif. |
Belum terlihatnya keseriusan pemerintah membuatkan teknologi kendaraan beroda empat listrik menciptakan dua putra bangsa mengambil peluang di negeri orang. Keduanya memutuskan untuk mengambil pinangan dari Malaysia untuk membuatkan kendaraan beroda empat listrik.
"Dua anggota kami pergi ke Malaysia untuk membuatkan mobil listrik nasional negeri itu. Mereka dibayar," ucap Sukotjo Herupramono, Ketua Umum Asosiasi Pengembang Kendaraan Listik Bermerek Nasional (Apklibernas) di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2016).
Saat ditanya nama kedua putra bangsa yang "dibajak" Malaysia untuk berbagi kendaraan beroda empat listrik nasionalnya, Sukotjo memilih untuk bungkam.
Satu hal yang ingin ditekankan Sukotjo ialah, kemampuan Indonesia dalam mengembangkan teknologi sebenarnya besar dan memiliki peluang.
Namun, alasannya adalah kurang diperhatikan sehingga peluang terbang.
"Maksud kami, teknologi kendaraan beroda empat listrik ini kan masih gres. Untuk itu Indonesia punya peluang yang serupa dengan negara lain," kata Sukotjo lagi.
Saat ditanya soal "pengalaman jelek" proyek kendaraan beroda empat listrik nasional besutan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang memiliki masalah dan menjebloskan beberapa pebisnis ke bui, Sukotjo mengaku angkat topi.
"Intinya kami menghargai semua upaya yang sudah dikerjakan sobat-teman sebelumnya. Tetapi, peluangini memang benar ada dan wajib dimaksimalkan," ucap Sukotjo.
September 2015 kemudian, Ricky Elson, pencipta mobil listrik nasional Selo, menyatakan ada usulan padanya untuk menyebarkan prototipe untuk Malaysia.
Sejak awal, Selo memang dicita-citakan punya generasi penerus.
Selo sendiri yaitu hasil pengembangan mobil sport listrik Tuxuci yang digagas mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.
"Kalau ada yang mampu lebih elok untuk kami berkarya kenapa tidak. Kesempatan terbuka di sana," ujar Ricky, Kamis (3/9/2015).
Ricky lebih lanjut mengatakan, status yang ia buat tidak bermakna sindiran kepada semua orang dan bukan wujud rasa kecewa.
"Itu serius, bukan pekerjaan aku sindir-sindiran. Saya serius. Saya gak kecewa sebab dari permulaan saya sudah tahu bagaimana proses pengembangan di Indonesia," kata Ricky.
Berita tentang Malaysia menggaet pakar kendaraan beroda empat listrik asal Indonesia ini merupakan tamparan keras buat pemerintah.

EmoticonEmoticon