Tampilkan postingan dengan label Pulau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pulau. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Juni 2020

Daftar 5 Pulau Paling Besar Di Jepang

Jepang yaitu rumah bagi salah satu penduduk paling maju di dunia. Jepang mempunyai salah satu cita-cita hidup tertinggi di dunia dan merupakan rumah bagi salah satu kota paling besar dan paling penting di dunia, kota metropolitan Tokyo. Jepang juga selaku salah satu negara paling homogen di planet ini (lihat disini Peta Jepang). Jepang mempunyai lima pulau terbesar yang mau dibahas di artikel ini. Pulau apakah sebagai pemegang rekor pulau terbesar di Jepang? simak ulasan berikut ini.

Pemegang Rekor Pulau Terbesar di Jepang

5. Okinawa (466 mil persegi)
Okinawa terletak di antara Laut Cina Timur dan Samudera Pasifik Utara, merupakan salah satu pulau paling besar di Jepang dan terpadat di 72 pulau sebuah gugusan yang membentuk Kepulauan Ryukyu. Okinawa adalah pulau subtropis (lihat disini perihal iklim tropis) yang memiliki suhu rata-rata tahunan sekitar 68° Fahrenheit (20° Celcius). Di antara prefektur Jepang, Okinawa benar-benar mempunyai populasi yang termuda dan paling cepat meningkat , terlepas dari fakta bahwa populasi Okinawa diketahui sebagai salah satu yang tertua di dunia.

Ada 34 centenarians (orang di atas umur 100) per 100.000 orang di pulau itu. Okinawa memiliki tingkat pekerjaan terendah dan pendapatan rata-rata ketimbang prefektur lain dan ekonominya terutama didorong oleh pariwisata dan kehadiran militer Amerika Serikat di pulau itu. Dua daerah wisata utama di sana adalah Okinawa Churaumi Aquarium dan Taman Nasional Hiji Falls. Ibu kota Okinawa, Naha, adalah kota paling besar di pulau itu, terhitung hampir 25% dari populasi Okinawa menempati kota itu.

4. Shikoku (7.300 mil persegi)
Shikoku memiliki iklim subtropis dengan ekspresi dominan hambar ringan dan ekspresi dominan panas yang panjang. Pulau ini juga memiliki gunung yang tinggi dan lereng curam. Shikoku yaitu yang terkecil dari empat pulau utama di Kepulauan Jepang. Pulau ini mempunyai sedikit sumber daya alam (lihat perihal negara dengan sumber daya alam paling besar di dunia) atau industri skala besar, namun beliau menghasilkan industri makanan, minuman, ternak dan tembakau yang besar.

Pulau Shikoku juga menciptakan banyak produk seperti pulp, kertas dan kimia. Shikoku populer dengan 88 ziarah kuilnya yang berafiliasi dengan Kukai dan ekspo Obon. Kota paling besar di pulau ini adalah ibu kotanya Ehime, Matsuyama.

3. Kyushu (13.760 mil persegi)
Kyushu yaitu pulau yang bergunung-gunung, dengan banyak tanda acara tektonik, termasuk banyak kawasan dengan sumber air panas dan gunung berapi. Pulau ini mempunyai gunung berapi paling aktif di Jepang, Mt. Aso (lihat perihal gunung berapi paling besar di dunia). Produk pertanian utama yang dihasilkan pulau ini adalah beras, teh dan kedelai. Pulau ini juga banyak memproduksi sutra dan terkenal untuk banyak sekali jenis porselen.

Industri berat terletak di bab utara pulau, yang meliputi pembuatan kimia dan logam. Kota terbesar di pulau ini yaitu Fukuoka. Kyushu juga rumah bagi kota Nagasaki, yang sampai ketika ini ialah kota terakhir di Bumi yang mengalami serangan nuklir.

2. Hokkaido (32.222 mil persegi)
Hokkaido yakni pulau paling utara dan salah satu yang terbesar di Jepang. Pulau ini mempunyai trend panas yang sejuk dan musim hambar yang sungguh masbodoh. Pusat pulau ini mempunyai sejumlah besar gunung berapi dan gunung dan dataran pantai. Pulau ini juga memiliki sejumlah Taman Nasional dan Semi-Nasional. Pulau ini memiliki beberapa industri ringan, seperti pembuatan bir dan penggilingan kertas, tetapi sebagian besar masyarakatpulau ini melakukan pekerjaan di sektor jasa.

Jepang adalah rumah bagi salah satu masyarakat paling maju di dunia Daftar 5 Pulau Terbesar di Jepang
Kenampakan pulau Hokkaido, Jepang.

Hokkaido juga mempunyai peran utama dalam pertanian, yang ialah peringkat pertama di Jepang dalam buatan untuk produk seperti jagung, daging sapi, dan gandum. Industri pariwisata juga memainkan tugas penting dalam perekonomian di sana. Kota paling besar di pulau ini yakni ibu kotanya, Sapporo yang juga merupakan kota paling besar ke-4 di Jepang.

1. Honshu (88.017 mil persegi)
Honshu ialah pulau paling besar dan terpadat di negara Jepang serta pulau terbesar ke-7 di dunia. Pulau ini bergunung-gunung dengan status sebagai gunung berapi. Mt. Fuji ialah gunung tertinggi di Jepang, sekaligus merupakan gunung berapi aktif, seta selaku salah satu gunung paling terkenal di dunia. Honshu mempunyai banyak sungai, tergolong yang terpanjang di Jepang ialah Sungai Shinano (lihat perihal sungai terpanjang di dunia).

Iklim di pulau ini terbagi antara sub tropis lembab di selatan dan iklim lembab di utara. Buah-buahan, sayuran, beras, kapas, serta sebagian besar teh dan sutra Jepang seluruhnya berasal dari pulau ini. Pulau ini mempunyai bermacam-macam pekerjaan industri berat mirip elektro, metalurgi, kimia dan tekstil. Banyak kota paling besar dan terpenting di Jepang terletak di Honshu.

Jepang adalah rumah bagi salah satu masyarakat paling maju di dunia Daftar 5 Pulau Terbesar di Jepang
Letak pulau Honshu dan Hokkaido dalam peta.

Ada banyak pelabuhan utama dan kota-kota bersejarah mirip Osaka, Kobe, Nagoya, dan Yokohama. Selain itu Pulau paling besar di Jepang ini memiliki Hiroshima, kota pertama yang mengalami kengerian bom nuklir, Kyoto yag ialah bekas ibukota Jepang, serta Tokyo yang ialah ibukota Jepang, salah satu kota terpadat dan paling diketahui di dunia, juga berada di pulau ini.

Daftar Pulau Terbesar di Jepang Berdasarkan Luas Wilayahnya

  1. Honshu (luas 88.017 mil persegi)
  2. Hokkaido (luas 32.222 mil persegi)
  3. Kyushu (luas 13.760 mil persegi)
  4. Shikoku (luas 7.300 mil persegi)
  5. Okinawa (luas 466 mil persegi)

Sumber https://www.geologinesia.com/

Sabtu, 06 Juni 2020

Keadaan Geografis Pulau Sumatera Yang Membuatnya Berlainan Dari Pulau Lainnya Di Indonesia

Kondisi Geografis Pulau Sumatera - Pulau Sumatera merupakan pulau yang kedua yang paling besar di Indonesia sesudah pulau Kalimantan. Pulau Sumatera juga tergolong pulau yang paling besar  keenam di dunia. Pulau Sumatera mempunyai luas sekitar 473.481 kilometer persegi.

Pulau Sumatera memiliki jumlah masyarakatsebesar 52.210.926 jiwa. Pulau Sumatera juga mempunyai beberapa nama yang diantaranya Pulau Percha, Andalas, Bhumi malayu, Suwarnadwipa dan Swarnabhumi.

Kondisi Geografis Pulau Sumatera Secara Umum

Secara astronomis letak pulau Sumatera berada pada 0° LU dan 102° BT. Selain itu secara gegrafis Pulau Sumatera ini terletak di sebelah barat deretan pulau Nusantara, dimana di sebelah utara memiliki batas dengan Selat Sunda dan sebelah barat memiliki batas dengan Samudera Hindia.

(lihat juga keadaan geografis pulau sulawesi)

 Pulau Sumatera merupakan pulau yang kedua yang terbesar di Indonesia setelah pulau Kalima Kondisi Geografis Pulau Sumatera Yang Membuatnya Berbeda Dari Pulau lainnya di Indonesia

Pulau Sumatera juga mempunyai bermacam-macam fitur alam yang ada disekitarnya seperti banyaknya aliran air sungai yang besar. Sungai besar yang ada di Pulau Sumatera dibeberapa daerah diantaranya:
  • Sungai Asahan di Sumatera Utara, sungai
  • Sungai Kampar di Sumatera Barat
  • Sungai Siak di Riau
  • Sungai Inderagiri di Riau
  • Sungai ogan di Sumatera Selatan
  • Sungai Musi di Sumatera Selatan sungai Komering di Sumatera Selatan
  • Sungai Ketahun di Bengkulu
  • Sungai Batang Tarisan di Sumatera Barat
  • Way Seputih Di Lampung

Inilah Yang Membedakan Pulau Sumatera Dengan Pulau Lainnya di Indonesia

Pulau Sumatera memiliki banyak sungai yang hendak menjadi salah satu sumber kekayaan pulau Sumatera. Selain itu pulau Sumatera tidak hanya mempunyai sungai namun juga mempunyai bukit dan pergunungan. Seperti pengunungan Bukit Barisan yang terletak di bab barat pulau Sumatera dimana pegunungan Bukit Barisan ini membujur dari barat bahari arah tenggara.

Selain itu panjang Bukit Barisan ini sekitar 1.500 kilometer. Bukit Barisan ini telah populer selaku bukit yang terbesar yang ada di pulau Sumatera dimana terdapat gunung – gunung yang masih aktif maupun yang sudah tidak aktif yang mampu kalian temui di sana seperti gunung kerinci, gunung Kaba, gunung marap, dll.

(lihat juga kondisi geografis pulau kalimantan)

Tentang 2 Provinsi Yang Ada Di Pulau Sumatera

Selain kekayaan alam yang di miliki oleh pulau Sumatera. Pulau Sumatera juga merupakan pulau yang mempunyai beberapa provinsi yang ada di dalamnya. Jumlah provinsi yang ada di pulau Sumatera sekitar 9 provinsi yang di antaranya:

Nangroe Aceh Darussalam
Nangroe Aceh darussalam merupakan provinsi yang terletak di sebelah pulau ujung selatan pulau Sumatera dimana ialah kawasan perbatasan antara Indonesia dengan malaysia. Selain itu provinsi aceh dahulu populer dengan daerah Istimewa tetapi ketika ini istilah tempat itimewa ini telah tidak digunakan lagi. Provinsi aceh populer dengan sumber daya alamnya yang begitu kaya dan terkenal dengan sejarah dan budayanya.

Sumatera Utara
Provinsi Sumatera Utara ialah provinsi yang berada di sebelah Provinsi Aceh. Sumatera Utara ini memiliki ibu kota medan yang tidak kalah besar dengan Surabaya dan Jakarta yang ada di Indonesia. Sumatera Utara terletak pada 1° - 4° LU dan 98°- 100° BT. Selain itu, secara geografi Sumatera Utara memiliki luas sekitar 72.981,23 kilometer persegi yang dibagi menjadi empat bab diantaranya ialah Pesisir Timur, Pesisir Barat, Pegunungan Bukit Barisan, dan Kepulauan Nias.

Pulau Sumatera merupakan pulau paling besar kedua yang ada di Indonesia. Pulau Sumatera mempunyai banyak sumber daya alam yang melimpah yang mampu menolong pemasukan perekonomian pulau Sumatera. Selain itu pulau Sumatera memiliki beberapa provinsi yang ada di dalamnya.

Masing-masing provinsi yang masuk dalam pulau sumatera terdapat sumber daya alam yang bervariasi. Oleh alasannya adalah itu, penting untuk menjaga SDA yang ada di sana untuk menyanggupi keperluan makhluk yang ada di pulau tersebut, sekaligus selaku sumber kekayaan Pulau Sumatera.
Sumber https://www.geologinesia.com/

Selasa, 02 Juni 2020

Keadaan Geografis Pulau Sulawesi Yang Membedakannya Dari Pulau Lainnya Di Indonesia

Kondisi Geografis Pulau Sulawesi - Pulau Sulawesi atau istilah lainnya dalam bahasa inggris yakni Celebes yakni sebuah pulau dalam kawasan Indonesia. Letak Pulau Kalimantan ialah berada diantara pulau kalimantan sebelah barat dan Kepulauan Maluku di sebelah timur.

Pulau sulawesi ialah kepulauan paling besar keempat di Indonesia adalah sehabis pulau sumatera, pulau kalimantan, dan Papua. Pulau sulawesi memiliki keindahan alam yang luar biasa, dengan pegunungannya, lautan, ekosistem alamnya dan masih banyak hal lain.

Jika melihat kondisi geografis pulau sulawesi berdasarkan peta, luas, batas maritim, dan batas darat akan secara lebih mendetail dibahas sebagai berikut. Jika dinilai secara terkenal diseluruh dunia pulau sulawesi berada pada urutan ke-sebelas. Luas wilayah pulau Sulawesi yakni sebesar 174.600 km2.

Lihat juga: Kondisi Geografis Pulau Jawa

Yang Membedakan Kondisi Geografis Pulau Sulawesi

Setelah pulau Sumatera, Kalimantan dan pulau Papua, pulau Sulawesi menjadi bab dari kepulauan Indonesia yang keempat. Luas daratan pulau sulawesi yaitu 174.000 Km Persegi, dengan bentuknya yang unik adalah menyerupai mirip bunga mawar keuntungan-keuntungan atau mirip aksara K besar.

Bentuk huruf K ini terlihat memanjang dari utara ke selatan dengan tiga semenanjung yang membujur ke arah timur maritim, timur dan tenggara. Hal inilah yang membedakan kondisi geografi pulau Sulawesi berlainan dengan pulau lainnya di Indonesia.

Pulau Sulawesi dibatasi oleh Selat Makasar pada bagian barat yang terpisah dari Kalimantan serta terpisah dari kepulauan Maluku dari Laut Maluku. Pulau Sulawesi ini memiliki batas daratan dengan Borneo disebelah barat.

Sedangkan untuk sebelah Utara yakni memiliki batas dengan Filipina, sebelah selatan dengan Flores, dan sebelah timur hingga tenggara memiliki batas dengan Maluku. Total luas Pulau Sulawesi adalah 174.600 Km2 dan dengan titik pusat koordinatnya berada di 2°08' LU dan 170°17' BT.

 Pulau Sulawesi atau sebutan lainnya dalam bahasa inggris yaitu Celebes adalah sebuah pula Kondisi Geografis Pulau Sulawesi Yang Membedakannya Dari Pulau Lainnya Di Indonesia

Batas kawasan Pulau Sulawesi serta Nama-Nama Laut, Pantai, Pegunungan, dan Daratan

Dilihat dari Kondisi geografis Pulau Sulawesi berikut ini ialah batasan-batasan antara bahari dan daratannya:
1. Batas Laut Pulau Sulawesi
  • Daerah Timur: Laut Banda
  • Daerah Barat: Selat Makasar
  • Daerah Selatan: Laut Sulawesi
  • Daerah Utara: Laut Flores

2. Batas Daratan Pulau Sulawesi
  • Daratan Timur: Kepulauan Maluku
  • Daratan Barat: Pulau Kalimantan
  • Daratan Selatan: Pulau NTT dan NTB
  • Daratan Utara: Negara Filipina

Lihat juga: Kondisi Geografis Pulau Kalimantan

Berikut ialah nama-nama pantai, nama maritim, nama pegunungan, dan nama-nama daratan pada pulau Sulawesi.
  • Nama-nama Pantai Pada Pulau Sulawesi diantaranya Pantai Malalayang, Pantai Lakeba, Pantai Likupang, Pantai Dato Majene, Pantai Pall, Pantai Kema dan masih ada banyak sekali pantai yang lainnya.
  • Nama Laut Pada Pulau Sulawesi yakni Laut Sulawesi, Laut Bunakan, Laut Sangibe dan laut Wakatobe.
  • Berikut Nama-nama Dataran rendah Pulau Sulawesi yakni Jeneponto, Bulukumba, Takalar, Gowa, Salayar, Majene, Mamuju, Ujung Pandang dll.
  • Nama-nama gunung pulau Sulawesi diantaranya ialah gunung Mahawu, gunung Awu, Gunung Klabat, Gunung Mekongga, Gunung Gandang Dewata dll.

Dilihat dari kondisi geografis pulau sulawesi yang memiliki luas wilayah adalah 174.600 km2. Titik koordinatnya berada 2°08' LU dan pada 170°17' BT. Sedangkan untuk batas laut pulau Sulawesi adalah untuk tempat timur yaitu Laut Banda, kawasan barat adalah selat Makasar, daerah utara Laut Sulawesi, dan tempat selatan yaitu Laut Flores.

Untuk batas daratannya, pulau sulawesi berbatasan di timur dengan Kepulauan Maluku, di Barat dengan Pulau Kalimantan, di Utara dengan Negara Filipina, serta di Selatan dengan Pulau NTT dan NTB.

Sumber https://www.geologinesia.com/

Kamis, 14 Mei 2020

Keadaan Geografis Pulau Bali : Letak, Iklim Dan Topografi

Bagaimana kondisi geografis Pulau Bali? - Bali ialah salah satu pulau di Indonesia yang begitu populer di kalangan turis mancanegara selaku destinasi wisata favorit untuk dikunjungi. Tak hanya di kalangan pelancong luar negeri saja, Bali juga menjadi destinasi favorit wisatawan dalam negeri.

Pantai yang menarik, pegunungan yang sejuk serta budaya yang tetap dijaga kelestariannya yaitu pesona yang membuat para pelancong senantiasa ingin kembali. Namun bagi Anda warga Indonesia, tahukah Anda ihwal keadaan geografis pulau Bali ini? Jika belum, informasi di bawah ini akan menolong Anda mengenali dan mengenal lebih dalam perihal Pulau Bali dari segi geografinya.

Dilihat dari faktor geografis, Pulau Bali sebetulnya tidak berlainan jauh dengan pulau-pulau lain di Indonesia. Untuk lebih mengenal kondisi geografis Pulau Bali, berikut yakni keadaan yang paling khas yang cukup membedakannya dengan pulau lain.

(lihat juga kondisi geografis sulawesi)

1. Letak dan Luas Wilayah
Pulau Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Nusa Tenggara Barat. Wilayah pulaunya mempunyai luas sebesar 5.636km². Pulau Bali di bagian Timur memiliki batas dengan Selat Lombok dan Pulau Nusa Tenggara Barat. Sedangkan di Barat memiliki batas dengan Selat Bali dan Provinsi Jawa Timur. Sedangkan di bagian Utara berbatasan dengan Laut Bali dan sebelah selatan berbatasan dengan Samudera Indonesia.

2. Iklim
Bali dikenal selaku surga tropis yang ada di Indonesia. Iklim Bali yaitu iklim tropis dimana pergeseran musimnya dipengaruhi oleh angin trend yang berganti setiap 6 bulan sekali. Sama seperti musim yang terjadi di Indonesia secara lazim, Provinsi Bali mengalami isu terkini penghujan pada Bulan Oktober-April dan demam isu kemarau mulai dari April hingga Oktober. Untuk curah hujan rata-rata di Bali yakni 127mm/bulan. Sedangkan temperatur udaranya beragam mulai dari 24°-38°C.

3. Kondisi Topografi
Secara umum kondisi topografi Bali juga beragam mulai dataran rendah, pantai, dataran tinggi dan pegunungan. Pegunungan di Bali membentang dari wilayah barat hingga timur pulau Bali. Ada beberapa gunung aktif yang ada di Bali mirip Gunung Agung, Gunung Batur, Gunung Abang dan Gunung Batukaru tinggi. Mayoritas masyarakatBali yang menganut agama Hindu mempercayai Gunung Agung sebagai gunung suci.

Selain gunung, keadaan geografis Bali juga ditandai dengan adanya 4 danau besar. Danau ini bahkan terletak di tengah pulau. Danau-danau itu antara lain adalah Danau Beratan atau juga diketahui dengan Danau Bedugul, Danau Batur, Danau Buyan, dan Danau Tamblingan.

(lihat juga keadaan geografis sumatra)

4. Terdiri dari Beberapa Pulau Kecil di Sekelilingnya
Bali tidak cuma berisikan satu pulau besar saja, namun juga beberapa pulau-pulau kecil. Diantara pulau-pulau kecil yang populer di Bali antara lain adalah Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Lembongan dan beberapa pulau lain. Dengan kekayaan geografis ini, tak heran kalau Bali senantiasa menjadi favorit destinasi bagi wisatawan, alasannya Bali juga seolah tak pernah habis untuk dieksplor.

Kondisi geografis di Bali ini mampu dirangkum dalam point khusus di bawah ini:
  • Letak dan Luas Pulau Bali: Luas 5.636 km² , Letaknya berada diantara Pulau Jawa dan Pulau nusa Tenggara Barat.
  • Iklim: Tropis, dengan curah hujan sekitar 127mm/bulan dan suhu mulai dari 24°-38°C.
  • Geografis Wilayah: Dikelilingi gunung aktif dan tidak aktif, Di bab tengahnya terdapat danau besar, berisikan beberapa pulau kecil di sekitarnya.

Kondisi geografis Pulau Bali yang beragam mulai dari dataran rendah hingga pegunungan menciptakan daerah Bali memiliki peluangwisata yang sangat bermacam-macam pula. Dari kondisi ini jugalah yang dimanfaatkan oleh pemerintah Bali untuk mengembangkan destinasi wisata selaku salah satu sumber devisa.
Sumber https://www.geologinesia.com/

Kamis, 07 Mei 2020

Keadaan Geografis Pulau Papua : Batas, Topografi, Iklim Dan Kondisi Alam

Bagaimanakah keadaan geografis Pulau Papua? - Indonesia terdiri atas aneka macam daerah yang berlainan. Mulai dari Sabang sampai Merauke, kondisi geografis yang dimiliki berlainan satu sama lain. Perbedaan ini disebabkan adanya bentuk daerah dan keadaan cuaca yang berbeda. Kondisi geografis Pulau Papua yakni hal yang menawan untuk dibahas. Banyak keadaan yang berbeda dibandingkan pulau lainnya.

Pulau Papua yaitu pulau yang terletak di ujung timur Indonesia. Pulau Papua terbagi menjadi 2 daerah utama, yaitu masuk Indonesia dan Papua Nugini. Berikut ialah kondisi lain yang menggambarkan geografis Pulau Papua.

1. Perbatasan
Setiap wilayah pastinya mempunyai perbatasan di sekelilingnya. Perbatasan kawasan tersebut dapat berbentukdaratan, bahari atau keduanya. Untuk lebih mengerti batas daerah Pulau Papua, amati tabel berikut.

(lihat juga kondisi geografis jawa)

Bagian Batas Daratan Batas Laut
Utara - Samudera Pasifik
Barat Kepulauan Maluku Laut Banda
Selatan Benua Australia Samudera Hindia, Teluk Carpentaria, Laut Arafuru
Timur Papua Nugini -

Dari tabel tersebut dapat dikenali bahwa batas daratan Pulau Papua ialah Kepulauan Maluku di sebelah barat, Benua Australia di sebelah selatan, dan Papua Nugini di sebelah timur. Sedangkan batas lautan yakni Samudera Pasifik di sebelah utara, Laut Banda di sebelah barat, serta Samudera Hindia, Teluk Carpentaria, dan Laut Arafuru di sebelah selatan.

2. Kondisi Topografi
Wilayah Pulau Papua seluas 786 ribu km2. Wilayah Pulau Papua terdiri atas Indonesia dan Papua Nugini. Kota dengan permukaan tertinggi di Papua berada di Kabupaten Puncak Jaya, sedangkan kota dengan permukaan terendah di Papua berada di Kota Merauke.

Sebesar 71% daerah di Papua merupakan hutan hujan tropis yang sulit untuk didatangi oleh insan. Hal tersebut disebabkan oleh adanya lembah dan pegunungan tinggi. Akibat keadaan kawasan yang berlainan-beda, persebaran penduduk menjadi tidak rata karena menyesuaikan dengan kondisi wilayah yang dapat ditempati.

3. Kondisi Iklim
Kondisi geografis Pulau Papua salah satunya menyaksikan keadaan iklim. Kelembaban Pulau Papua tergolong tinggi, yaitu antara 80% hingga 89%. Kondisi kelembaban ini juga mempengaruhi persebaran penduduk di Pulau Papua. Curah hujan juga menjadi aspek iklim yang mampu diperhatikan.

Curah hujan di Pulau Papua berkisar 1800 mm sampai 3000 mm. Tingkat curah hujan ini termasuk tinggi. Sedangkan keadaan iklim lain yakni suhu udara memberikan suhu 19 0C sampai 28 0C. Suhu udara makin menurun saat posisi berada di lokasi yang tinggi, contohnya di Kabupaten Puncak Jaya dan pegunungan Jayawijaya. Maka tidak heran bila beberapa lokasi di pegunungan Jayawijaya menghasilkan salju.

(lihat juga kondisi geografis kalimantan)

4. Keadaan Alam
Pulau Papua memiliki banyak tempat terkenal. Keadaan alam yang mampu dijumpai antara lain pantai, sungai, dataran rendah, dan dataran tinggi seperti gunung. Beberapa lokasi dataran rendah cukup terkenal di Pulau Papua. Dataran rendah merupakan hamparan dengan ketinggian kurang dari 200 meter. Terdapat beberapa lokasi dataran rendah yang populer. Selain itu, terdapat beberapa lokasi sungai dan gunung di Pulau Papua.

Fitur Alam Contoh
Pantai Pantai Teluk Triton, Pantai Yen Baba, Pantai Pulau Venue, Pantai Bakaro.
Daerah Rendah Pesisir Arafura, Pesisir Trans-Fly, Pesisir Teluk Papua.
Gunung Puncak Idenburg, Puncak Trikora, Pyramid Puncak Jaya, Puncak Carstenz.
Sungai Sungai Digul, Sungai Baliem, Sungai Bian, Sungai Kamundan.

Informasi perihal perbatasan daerah, keadaan topografi, iklim, dan keadaan alam ialah detail keadaan geografis Pulau Papua. Semoga gosip di atas bermanfaat bagi sahabat geologinesia.
Sumber https://www.geologinesia.com/

Sabtu, 28 Maret 2020

Geografi 4 Pulau Utama Jepang

Jepang adalah suatu negara kepulauan yang letaknya berada di tempat di Asia timur, lebih tepatnya di sebelah timur Cina, Rusia, Korea Utara, dan Korea Selatan. Ibukotanya adalah Tokyo, dan memiliki populasi sekitar 126.860.301 orang (Desember 2019).

Wilayah Jepang meliputi area seluas 145.914 mil persegi (377.915 kilometer persegi) yang tersebar di lebih dari 6.500 pulau. Ada empat pulau utama yang membentuk Jepang, dan pulau-pulau tersebut merupakan pusat populasi utama negara ini.

Pulau-pulau utama Jepang yakni Honshu, Hokkaido, Kyushu, dan Shikoku, dimana pulau-pulau itu sekaligus selaku pulau paling besar di Jepang. Berikut ini yakni daftar pulau utama Jepang dan beberapa berita singkat perihal kondisi geografi masing-masing pulau tersebut.

Pulau Honshu

Jepang adalah sebuah negara kepulauan yang letaknya berada di kawasan di Asia timur Geografi 4 Pulau Utama Jepang
Honshu adalah pulau paling besar di Jepang, dan di situlah sebagian besar kota-kota di negara itu berada. Daerah Tokyo Osaka-Kyoto yakni inti dari Honshu dan Jepang. 25% populasi pulau itu tinggal di wilayah Tokyo. Honshu memiliki luas total 88.017 mil persegi (227.962 km persegi) dan ialah pulau terbesar ketujuh di dunia.

Pulau ini memiliki panjang 810 mil (1.300 km), dan memiliki topografi beraneka ragam yang meliputi banyak barisan gunung yang berlainan, beberapa di antaranya merupakan gunung berapi. Yang tertinggi ialah Gunung Fuji vulkanik pada ketinggian 12.388 kaki (3.776 meter). Seperti di banyak tempat di Jepang, gempa bumi umumterjadi di Honshu.

Honshu dibagi menjadi lima kawasan dan 34 provinsi. Daerahnya ialah Tohoku, Kanto, Chubu, Kansai, dan Chugoku.

Pulau Hokkaido

Hokkaido adalah pulau paling besar kedua di Jepang, dengan luas total 32.221 mil persegi (83.453 km persegi). Populasi Hokkaido sekitar 5.300.000 (asumsi 2019), dan kota utama di pulau itu yaitu Sapporo, yang juga ialah ibu kota Provinsi Hokkaido. Hokkaido terletak di utara Honshu; kedua pulau dipisahkan oleh Selat Tsugaru.

Topografi Hokkaido terdiri dari dataran tinggi gunung berapi di tengahnya yang dikelilingi oleh dataran pantai. Ada sejumlah gunung berapi aktif di Hokkaido, yang tertinggi yaitu Asahidake pada ketinggian 7.510 kaki (2.290 m).

Karena Hokkaido terletak di utara Jepang, ia dikenal sebab iklimnya yang hambar. Musim panas di pulau itu sejuk, sementara trend dingin bersalju dan sedingin es.

Pulau Kyushu

Kyushu yakni pulau paling besar ketiga di Jepang, terletak di selatan Honshu. Ini mempunyai luas total 13.761 mil persegi (35.640 km persegi) dan perkiraan populasi bernafsu 2016 sebanyak 13.000.000. Karena berada di Jepang selatan, Kyushu mempunyai iklim subtropis, dan penduduknya menghasilkan banyak sekali produk pertanian. Ini tergolong beras, teh, tembakau, ubi, dan kedelai.

Kota paling besar di Kyushu yaitu Fukuoka, dan dibagi menjadi tujuh provinsi. Topografi Kyushu khususnya terdiri dari pegunungan dan gunung berapi paling aktif di Jepang, Mt. Aso, terletak di pulau itu. Selain Mt. Aso, ada juga sumber air panas di Kyushu. Titik tertinggi di pulau itu, Kuju-san, pada ketinggian 5.866 kaki (1.788 m), ialah gunung berapi.

Pulau Shikoku

Shikoku adalah pulau terkecil di Jepang dengan luas total 7.260 mil persegi (18.800 km persegi). Daerah ini terdiri dari pulau utama serta pulau-pulau kecil di sekitarnya. Shikoku terletak di selatan Honshu dan di sebelah timur Kyushu, dan memiliki populasi sekitar 3.800.000 (perkiraan 2015).

Kota terbesar Shikoku ialah Matsuyama, dan pulau ini dibagi menjadi empat provinsi. Shikoku mempunyai topografi bermacam-macam yang terdiri dari selatan pegunungan, sementara ada dataran rendah kecil di pantai Pasifik dekat Kochi.

Titik tertinggi di Shikoku ialah Gunung Ishizuchi pada 6.503 kaki (1.982 m). Seperti Kyushu, Shikoku memiliki iklim subtropis dan pertanian dipraktikkan di dataran pantai yang subur, sementara buah ditanam di utara.

Sumber https://www.geologinesia.com/

Selasa, 03 Maret 2020

Apakah Australia Suatu Pulau Atau Benua?

 sehingga membuatnya menjadi benua terkecil di planet Bumi Apakah Australia Sebuah Pulau Atau Benua?
Australia membentang sekitar 3 juta mil persegi, sehingga membuatnya menjadi benua terkecil di planet Bumi. Ukurannya yakni alasan utama orang sering tidak mampu memutuskan apakah itu suatu pulau ataukah benua.

Dengan memikirkan fakta bahwa ukurannya lebih seperti dengan Greenland adalah suatu pulau di Amerika Selatan, menciptakan tanggapan untuk pertanyaan di atas tidaklah sederhana. Beberapa orang bahkan menyebut Australia sebagai "benua pulau" sebab sama-sama cocok dengan kedua standar tersebut, sehingga Australia dapat dan mesti dianggap selaku sebuah pulau sekaligus juga benua.

Pure CSS Accordion 2.0

Open multiple



Lorem ipsum dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Ipsum, reiciendis!


Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. A, in!

Open one



Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Eos, facilis.


Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Nihil, aut.


(Baca juga mengenai Karakteristik Benua Australia)

Geografi Australia

Australia berada di antara Samudra Pasifik Selatan dan Samudra Hindia di kawasan Oceania. Benua Australia memiliki daerah daratan terkecil dari semua benua yang ada di dunia dan populasi paling rendah kedua sehabis Benua Antartika.

Benua ini memiliki nama yang serupa dengan negara yang terletak di atasnya, dengan nama resminya yakni Persemakmuran Australia. Karena keseluruhan negara Australia berada di daratan yang terisolasi, orang sering menyebutnya selaku benua pulau.

Ketika memikirkan daerah yurisdiksi, Australia yaitu negara keenam paling besar di dunia, tetapi mempunyai kawasan yurisdiksi lautan paling besar. Tidak ada perbatasan darat di Australia, tetapi kita mampu membaginya menjadi tiga bab besar untuk menggambarkan geografinya biar lebih terang. Pertama ialah bab barat, juga disebut Dataran Tinggi Barat, dengan beberapa pegunungan di akrab garis pantai, namun secara keseluruhan disusun oleh daerah yang datar.

Kemudian pantai timur yang dipisahkan oleh Dataran Tinggi Timur. Bagian-bagian ini sebagian besar terdiri dari hutan, dengan curah hujan besar dan populasi terpadat. Di antara kedua bagian ini, ada Dataran Rendah Tengah dengan metode sungai paling kompleks dan paling besar di Australia. Selain itu juga terdapat Great Barrier Reef yang berada di Pantai Timur benua ini. Great Barrier Reef dianggap selaku kompleks terumbu karang terbesar di dunia.

Australia Sebagai Pulau dan Benua

Australia sering dianggap sebagai "pulau benua", tetapi menurut sebagian besar andal geografi, pulau dan benua yakni dua hal yang berbeda. Pulau sering didefinisikan selaku massa tanah yang dikelilingi oleh air dari semua sisi dalam artian pulau akan lebih kecil dari benua.

Banyak yang beropini bahwa kalau kita menganggap sesuatu selaku benua, maka hal itu tidak mampu menjadi pulau hanya menurut definisi tersebut. Tetapi lebih rumit dikala berbicara tentang Australia alasannya adalah definisi itu berlaku secara keseluruhan.

(Lihat juga Peta Benua Australia)

Tidak ada cara yang lebih spesifik atau ilmiah untuk mendefinisikan suatu benua, sehingga membuatnya terlihat lebih susah untuk mengklasifikasikan Australia apakah masuk kategori kedua-duanya. Lalu bergotong-royong, apa parameter yang menyebabkan Australia ialah sebuah benua, sedangkan Greenland cuma suatu pulau? Jika mengacu demikian, hal ini masih tidak mempunyai arti bahwa Australia juga bukan pulau.

Fakta bahwa Australia terletak di lempeng tektonik tunggal yang terpisah memberinya status selaku benua, hal ini berbeda dengan Greenland. Kaprikornus, walaupun tidak ada balasan niscaya, sulit untuk tidak menyimpulkan bahwa Australia yakni pulau sekaligus benua. Karena ini semua sesuai dengan definisi, baik secara ilmiah maupun yang lebih subjektif.

Flora dan fauna yang unik, fakta bahwa Australia terhubung ke lempeng tektonik tunggal, dan ukurannya yang kecil menjadikannya disebut selaku benua. Tetapi alasannya Australia juga masih berupa tanah luas yang dikelilingi oleh air dari semua sisinya, maka Australia bisa disebut juga selaku Pulau.
Sumber https://www.geologinesia.com/