Tampilkan postingan dengan label Dataran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dataran. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Januari 2021

Pengertian Dan Jenis-Jenis Dataran Tinggi (Plato/Plateau)

Pengertian Dataran Tinggi

Pengertian dataran tinggi yaitu dataran (tanah datar) yang berada pada ketinggian. Dataran tinggi sering disebut juga dengan Plato atau perumpamaan luarnya yakni Plateau. Plateau sendiri berasal dari Bahasa Perancis yang berarti 'meja tanah'. Dataran tinggi (plato) tidak seluruhnya ialah kawasan yang datar secara tepat, namun lebih mengacu kepada relief yang rendah diatas ketinggian.

Mengingat definisinya agak gampang, kita mungkin akan kagetuntuk mengenali bahwa ada banyak jenis dataran tinggi. Dataran tinggi diklasifikasikan berdasarkan bagaimana mereka terbentuk dan dimana mereka didapatkan.


Kebanyakan dataran tinggi didapatkan di kawasan pengangkatan (tektonik). Akan namun, perlu diperhatikan disini bahwa dataran tinggi tidak senantiasa bekerjasama dengan pegunungan, tetapi mereka juga mampu terbentuk dengan cara yang lain.

Baca lebih lengkap perihal: Ciri Ciri Dataran Tinggi

Jenis dan Contoh Dataran Tinggi

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa klasifikasi dataran tinggi akan senantiasa mengacu kepada bagaimana mereka terbentuk dan dimana mereka didapatkan. Di bawah ini diterangkan beberapa jenis serta pola dataran tinggi.

1. Dataran Tinggi Intermontan (Intermontane Plateau)
Banyak dataran tinggi terletak pada ataupun erat pegunungan, dimana tektonik mengangkat daerah luas yang datar sebagai sebuah kesatuan. Sebagai suatu kesatuan (kelompok), mereka disebut dengan "Dataran Tinggi Intermontane". Dataran tinggi jenis ini ialah dataran paling besar di bumi yang terbentuk dari tumbukan 2 lempeng tektonik.


Karena mereka terangkat jauh diatas permukaan air laut, maka jenis ini sungguh terkenal selaku dataran yang berada diatas ketinggian maksimum. Contoh dataran tinggi intermontan yakni dataran tinggi Tibet yang merupakan dataran tinggi paling besar dan tertinggi di dunia.

Baca juga: Contoh Dataran Rendah

Dataran tinggi Tibet berada disebelah Selatan-Tengah Asia, ialah dasar lembah yang datar pada ketinggian sekitar 15.000 kaki diatas permukaan air maritim dan dibagian selatannya dibatasi oleh pegunungan Himalaya.

Ada juga Dataran tinggi yang disebut "Altiplano", yang secara harfiah berarti 'tinggi dan datar', terletak di Andes, Amerika Selatan. Dataran tinggi ini merupakan plateau paling besar kedua di dunia, yang berada pada ketinggian di atas 12.000 kaki.

Pengertian dataran tinggi adalah dataran  Pengertian dan Jenis-jenis Dataran Tinggi (Plato/Plateau)
Tektonik Dataran Tinggi Tibet.

2. Dataran Tinggi Benua (Continental Plateau)
Dataran tinggi ini disebut juga dengan perumpamaan "Dataran Tinggi Benua". Jenis ini mengacu pada dataran luas yang terbentuk bukan alasannya acara tumbukan lempeng. Ahli geologi memiliki banyak penjelasan bagaimana dataran ini dapat terbentuk.

Beberapa andal mengambil kesimpulan bahwa pembentukan dataran ini kebanyakan melibatkan gerakan ke atas batuan di mantel atas atau litosfer bawah. Tetapi kesimpulan tersebut belum menjadi suatu konsensus diantara para ahli geologi ketika ini.

Salah satu ciri dari jenis "Dataran Tinggi Benua" yaitu bahwa tingkat uplift-nya biasanya lambat, yang memungkinkan anak sungai mengalir ditengahnya dan membentuk ngarai hingga ke permukaan dataran. Colorado Plateau, yang meliputi Grand Canyon dan Ozark Plateau di Missouri dan Arkansas adalah salah satu contoh jenis dataran tinggi ini.

Lihat juga ihwal: Manfaat Dataran Rendah

3. Dataran Tinggi Piedmon (Piedmont Plateau)
Daerah yang terletak antara pegunungan dan dataran pantai yang saling berdekatan disebut Piedmon. Istilah piedmon dipakai juga untuk mengacu pada jenis dataran tinggi yang berada disekitar daerah tersebut.

Contoh dataran tinggi jenis ini adalah kawasan sepanjang pesisir timur AS antara pegunungan Appalachian dan dataran pantai Atlantik. Perubahan elevasi antara piedmont dan dataran pantai tidak sedramatis dataran tinggi lainnya, tetapi sudah cukup untuk membuat string dari air terjun, yang umum disebut garis jatuh (fall line).

4. Dataran Tinggi Vulkanik (Volcanic Plateau)
Jenis ini sering disebut juga dengan "Dataran Tinggi Vulkanik", tersusun atas aliran lava balasan letusan vulkanik massive lava basalt. Karena komposisinya tersebut, jenis ini sering disebut juga sebagai "Dataran Tinggi Basalt".

Columbia Plateau di Oregon dan Washington, Parana Plateau di Argentina, Central Siberia Plateau di Rusia, dan Deccan Plateau di India merupakan teladan jenis dataran tinggi vulkanik.

5. Dissected Plateau
Hampir semua dataran tinggi terkikis hingga pada batas tertentu, khususnya di sepanjang tepinya. Ahli geologi menyebut kejadian ini sebagai "dissection". Dissected plateau terbentuk akibat abrasi jangka panjang.

Contoh jenis dataran tinggi ini yaitu tepian timur Tibet Plateau dibelah oleh sungai dan anak sungai Yangtze dan Irrawaddy, namun sebagian besar dataran tingginya masih utuh. Contoh lainnya adalah Colorado dan Ozark Plateau yang juga terbelah oleh erosi sungai.
Sumber https://www.geologinesia.com/

Rabu, 29 Juli 2020

Ciri-Ciri Dataran Tinggi Dan Pemanfaatannya Di Indonesia

Pemanfaatan Dataran Tinggi

Bumi terdiri dari aneka macam dataran yang permukaannya tidak rata. Kondisi ini terjadi alasannya adalah proses alami walaupun saat ini campur tangan insan juga dipertimbangkan. Jika Anda bepergian ke suatu kawasan pastinya akan mendapatkan lokasi yang mirip pegunungan dengan udara yang sejuk. Ciri ciri dataran tinggi tersebut dimanfaatkan sebagai objek rekreasi sekaligus daerah bercocok tanam yang sangat subur. Jenis flora yang mampu tumbuh di daerah tersebut antara lain strawberry, teh, kopi, dan sebagainya.

Banyak objek wisata di Indonesia yang mempergunakan keadaan ini misalnya yakni puncak di Bogor. Selain untuk menikmati pemandangan yang indah, daerah ini juga dapat menetralisir penat dan letih alasannya kesibukan sehari-hari. Karakteristik udaranya yang sejuk dan segar menciptakan banyak turis berkunjung ke Bogor. Daerah pertanian disana juga menunjukkan hasil yang sungguh melimpah terutama komoditas teh.

5 Ciri Ciri Dataran Tinggi

Ciri utama suatu dataran tinggi bisa Anda ketahui dengan jelas, sebab lokasinya yang berada diatas permukaan laut kurang lebih sekitar 700 meter. Berikut ini adalah ciri ciri dataran tinggi secara lazim, antara lain:

• Kelembaban nisbi yang rendah
Salah satu ciri ciri dataran tinggi yang paling kerap dijumpai yaitu memiliki kelembaban nisbi yang cukup kecil nilainya dibandingkan dataran yang lain. Hal ini disebabkan jumlah uap air yang ada di udara juga rendah.

• Jarang Hujan
Tak mirip tempat lainnya, lokasi ini justru tidak terlampau sering hujan. Makara saat isu terkini panas rampung, kawasan ini tidak akan mengalami banjir alasannya keadaan curah hujan cukup terkendali. Hal inilah yang sungguh menguntungkan bagi petani, sebab metode pengairan cukup aman. Hasil tani pun tidak akan rusak sebab pasokan air terpenuhi.

• Iklim sejuk
Ciri ciri dataran tinggi yang menjadikannya Istimewa yaitu mempunyai iklim yang sejuk. Banyak pelancong yang berkunjung ke lokasi tersebut untuk mencicipi segarnya udara pegunungan. Semakin tinggi suatu daerah maka suhu udaranya makin rendah.

Beberapa jenis flora mirip teh dan kopi justru bisa berkembang dengan subur di dataran ini. Kondisi masyarakat di sekeliling perkebunan sekarang mulai meningkat alasannya tak cuma dijadikan kawasan menanam flora, lokasi tersebut juga dijadikan rekreasi alami yang sangat menggembirakan.

• Terasering
Karena lokasinya yang cukup tinggi diatas permukaan maritim menjadi dataran tersebut mudah terkena pengikisan. Jika Anda sering berkunjung ke puncak tentu saja sering memperhatikan ciri ciri dataran tinggi yang satu ini. Metode pertanian memang dibuat memakai sistem terasering semoga tanah tidak gampang terkena erosi. Erosi menjadi peristiwa geologis yang cukup parah dampaknya alasannya dapat menyebabkan tanah tandus. Untuk mensiasatinya penanaman tumbuhan dijalankan dengan menciptakan lahan bertingkat sehingga kondisinya bisa tetap stabil.

• Amplitudo suhu tahunan besar
Sebagai efek dari bentuk bumi yang tidak rata, dataran tinggi memiliki amplitudo suhu baik harian maupun tahunan yang begitu besar. Ini berimbas pada iklim yang cukup acuh taacuh dibandingkan dengan kawasan yang lain. Semakin tinggi lokasinya maka suhu tahunan akan kian meningkat. Kejadian ini akibat posisinya yang cukup jauh dari permukaan bahari sehingga rata-rata suhu juga kian besar.

Dengan mengenali permukaan bumi yang bahu-membahu, maka akan mempermudah Anda dalam mempelajari segala sesuatu yang ada di dunia ini. Setelah mengetahui ciri ciri dataran tinggi biar bisa menawarkan pengetahuan tentang perbedaan karakteristik di sebuah daerah. Info ini bisa dimanfaatkan untuk mengetahui jenis flora apa yang tepat dikembangkan biar bisa memperlihatkan banyak keuntungan terhadap Anda.
Sumber https://www.geologinesia.com/

Selasa, 28 Juli 2020

Ciri-Ciri Dataran Rendah Di Indonesia Lengkap Dengan Karakteristiknya

Apa itu Dataran Rendah ?

Relief permukaan bumi memiliki bentuk yang bermacam-macam bergantung pada proses geologis yang terjadi. Secara lazim terdapat dua macam relief adalah lautan dan dataran. Berdasarkan tinggi rendahnya dataran dibagi menjadi dua jenis adalah rendah dan tinggi. Karena ciri-ciri dataran rendah yang cukup menguntungkan, maka tidak heran kalau daerah ini menjadi daerah pemukiman yang sangat padat. Selain itu, tingkat kesuburannya juga tinggi terlebih bila lokasinya bersahabat dengan sungai (lihat disini sungai terpanjang di Asia Tenggara).

Tumpukan tanah yang cukup besar jumlahnya menciptakan sebuah padatan yang menciptakan pori-pori menjadi menyempit. Jenis dataran ini sering disebut dengan tempat aluvial karena terbentuk dari proses pengendapan material. Contoh morfologi dataran rendah di Indonesia bisa Anda temui di beberapa kota besar mirip Semarang, Solo, dan lain-lain.

 Relief permukaan bumi memiliki bentuk yang beragam bergantung pada proses geologis yang t Ciri-Ciri Dataran Rendah di Indonesia Lengkap dengan Karakteristiknya

5 Ciri-ciri Dataran Rendah di Indonesia

Karakteristik dan ciri-ciri dataran rendah sangat sesuai untuk dijadikan lahan bercocok tanam sekaligus perumahan. Dibawah ini dihidangkan beberapa ciri dari suatu dataran rendah, yaitu:

• Teksturnya Beragam
Karena letaknya yang bersahabat dengan permukaan laut yaitu berkisar 200 meter menciptakan kondisinya juga bermacam-macam. Ciri-ciri dataran rendah di Jawa teksturnya gembur sehingga mudah ditanami tanaman. Lain halnya dengan kondisi tanah di Kalimantan yang sebagian besar mengandung gambut (lihat apa itu tanah gambut?)jadi sulit dijadikan lahan untuk bercocok tanam dan hanya jenis pepohonan tertentu yang mampu tumbuh.

• Usianya Masih Muda
Ciri-ciri dataran rendah yang satu ini paling membedakan dengan yang lainnya. Umurnya terbilang masih muda dan kemungkinan ketebalannya juga dapat bertambah. Tenaga eksogen dan endogen lah yang berperan dalam hal ini. Lahan yang masih kosong bisa mengalami penambahan volume yang menyebabkan kepadatannya kian rapat.

• Mengandung Unsur Hara
Pemanfaatan dataran rendah untuk daerah pertanian mesti mengamati karakteristik yang satu ini. Semakin tinggi  kandungan bagian hara maka kesuburannya sangat cantik. Kondisi ini terjadi di sebagian besar pulau Jawa yang juga ditunjang dengan curah hujan yang cukup tinggi. Tanah aluvial paling tinggi kandungan bagian haranya yaitu yang berada di erat sungai. Jenis tanaman yang dapat ditanam mirip padi, palawija, dan lain-lain.

• Memiliki Ph yang Beragam
Tipe dataran ini memiliki karakteristik yang cocok dengan kawasan dimana tanah aluvial tersebut terbentuk. Ph yang terkandung di dalamnya juga bervariasi dari mulai basa, asam, sampai netral. Dataran yang sesuai dijadikan untuk cocok tanam mempunyai ph netral mulai dari 6.5 – 7.5.

Sementara itu jikalau keadaan tanah terlalu basa atau asam, maka kandungan haranya tidak elok untuk pertumbuhan flora. Penggunaan pestisida mampu mengakibatkan kondisi ph menjadi tidak wajar .

• Tersebar di Beberapa Daerah
Jenis dan ciri-ciri dataran rendah sungguh bermacam-macam bergantung pada daerah dimana endapan tanah terbentuk. Dataran rendah berasal dari sedimentasi material baik yang ada di sungai, pantai, maupun cekungan. Karakter inilah yang memilih cocok tidaknya dijadikan ladang pertanian.

Selain itu jenis tumbuhan juga harus diamati alasannya adalah tidak seluruhnya bisa berkembang baik di kawasan tersebut. Tumbuhan yang bisa menyesuaikan diri di dataran rendah pantai antara lain mirip kelapa, pandan, bakau, dan cemara udang. Akarnya cukup kuat untuk menahan abrasi dengan batang yang sungguh kokoh.

Hampir sebagian besar wilayah di Indonesia ialah dataran rendah yang sangat gampang digarap untuk kawasan tinggal penduduk dan cocok tanam. Kelima ciri-ciri dataran rendah diatas ialah karakteristik yang membedakannya dengan relief lain (lihat tentang relief dasar laut). Mempelajari karakteristiknya dapat memberikan banyak faedah utamanya bagi Anda yang terjun di dunia pertanian.
Sumber https://www.geologinesia.com/

Faedah Dataran Rendah Di Indonesia

Pemanfaatan Dataran Rendah di Indonesia

Dampak dari permukaan bumi yang tidak rata menghasilkan relief yang cukup unik. Salah satu tipe lahan yang sering dijumpai di Indonesia adalah dataran rendah. Sesuai dengan namanya, relief kawasan ini memiliki karakter permukaan yang rata hingga cukup rata. Manfaat dataran rendah bahwasanya cukup luas, mulai dari dijadikannya sebagai tempat tinggal hingga lahan untuk bercocok tanam.

Namun, seiring dengan meningkatnya jumlah manusia, sehingga mengakibatkan luas area dataran rendah bertambah sempit. Degradasi yang demikian sudah tentu akan mensugesti keberadaan produk pertanian, yang pada karenanya akan memiliki dampak pada pasokan pangan di Indonesia.


Semua jenis lahan yang ada di Indonesia mempunyai fungsi yang berbeda. Dataran tinggi (lihat karakteristik dataran tinggi) di puncak misalnya sering dimasak menjadi perkebunan teh, kopi, dan lain-lain. Sementara pemanfaatan dataran rendah lebih tak terbatas cuma sebagai lahan bercocok tanam.

5 Manfaat Dataran Rendah Beserta Contohnya

Karena morfologinya yang cukup rata, kawasan ini menyimpan banyak manfaat yang potensial dan sungguh menguntungkan bagi penduduk . Beberapa diantaranya yaitu:

1. Lahan Peternakan
Rumput yang tumbuh subur di dataran yang luas sangat sesuai dijadikan daerah untuk membudidayakan hewan ternak. Contoh kawasan yang banyak memanfaatkan dataran rendah ini antara lain mirip Maluku, Flores, Kalimantan, dan lain-lain.

Jenis ternak yang mampu dikembangkan di kawasan dataran rendah ialah kambing, kuda, sapi, kerbau, dan sebagainya. Kaprikornus masyarakat tidak perlu kesulitan mencari pakan karena jenis rerumputan akan berkembang subur di lahan tersebut.


2. Sawah Irigasi
Secara lazim jenis sawah ini sungguh menggantungkan pada pengairan lewat waduk. Jadi pembagian air mesti diperhatikan semoga kondisi tumbuhan tidak mengalami kekeringan. Karena volume airnya sangat banyak, maka jenis flora mirip padi yang ditanam di dataran rendah dipastikan dapat berkembang baik.

Seiring dengan perkembangan teknologi, kini irigasi dapat dengan gampang dijalankan menggunakan mesin. Makara lahan yang jauh dari waduk bisa tetap mendapatkan pengairan maksimal.

Dampak dari permukaan bumi yang tidak rata menghasilkan relief yang cukup unik Manfaat Dataran Rendah di Indonesia

3. Tanah Tegal
Petani juga mempergunakan dataran rendah kering untuk menanam flora palawija mirip ketela, kacang, kedelai, dan lain-lain. Jenis tumbuhan tersebut intinya tidak memerlukan irigasi yang terlalu intens.

Pengerjaan tanah tegal hanya dilakukan pada demam isu hujan sementara pada dikala kemarau, lahannya dibiarkan saja. Tipe tanaman palawija sungguh tahan terhadap berbagai kondisi walaupun pengairannya cuma bergantung pada air hujan saja.

4. Sawah Tadah Hujan
Hampir sama dengan tanah tegal tetapi keadaan sawah ini lebih subur. Sistem pengairannya sungguh bergantung pada air hujan. Penggunaan faedah dataran rendah cuma dapat dilaksanakan selama isu terkini hujan saja. Tanaman yang bisa mengikuti keadaan dengan keadaan ini yaitu padi dan jagung.

Petani mesti mengamati dengan benar perhitungan waktunya agar flora tidak mengalami kekeringan. Karena kondisi isu terkini yang kurang menentu selesai-simpulan ini, menciptakan petani lebih memilih mengolah sawah dengan pengairan dari waduk maupun sungai.

5. Perkebunan
Jenis tanaman dan manfaat dataran rendah untuk perkebunan bergantung pada lokasinya. Jadi tidak semua daerah yang mempunyai dataran rendah cocok dijadikan perkebunan. Kelapa sawit, tembakau, rami, dan tanaman yang lain hanya bisa ditumbuh di tempat tertentu saja.

Kaprikornus, jikalau ingin menyebarkan usaha ini semestinya pahami karakteristik tanah terlebih dahulu biar hasil kebun bisa melimpah. Hal yang perlu dikenali misalnya kandungan komponen hara, ph, dan juga tingkat kesuburan.

Manfaat dataran rendah sangatlah banyak, bahkan sering menjadi lokasi perumahan yang padat penduduk. Masyarakat yang tinggal di dataran ini juga dapat mempergunakan lahan dataran rendah untuk bercocok tanam hingga memelihara ternak sesuai yang telah disebutkan diatas.

Dataran rendah sangat mudah dimasak sebab kemiringannya yang cenderung rata. Masing-masing kawasan dataran rendah mempunyai kontur dan karakteristik yang berlawanan sehingga pemanfaatannya harus menyesuaikan kondisi tanah.
Sumber https://www.geologinesia.com/

Selasa, 02 Juni 2020

4 Pola Dataran Rendah Di Indonesia, Dari Pulau Sumatera Hingga Kalimantan

Kenampakan dataran rendah yang ada di Indonesia 4 Contoh Dataran Rendah di Indonesia, Dari Pulau Sumatera Hingga Kalimantan
Kenampakan dataran rendah yang ada di Indonesia

Dataran Rendah di Indonesia - Dataran rendah ialah permukaan bumi yang berbentuktanah yang datar atau landai mendekati rata. Dataran rendah sendiri memiliki hamparan tanah lapang dengan ketinggian yang relatif rendah, sekitar 0 - 200 meter di atas permukaan bahari.

Walaupun mempunyai definisi berlawanan namun beberapa orang menilai dataran rendah sama dengan dataran aluvial, karena kebanyakan jenis dataran ini tersusun oleh material-material hasil pengikisan dan sedimentasi. Sebagai acuan material sedimen yang terbawa oleh sungai mampu menghasilkan hamparan tanah datar yang luas. Selain di sekitar DAS sungai, dataran rendah juga mampu tampakdi tempat pantai.

Posisi letak dataran rendah sebenarnya ialah daerah yang rawan mengalami banjir. Khusus di Indonesia, suhu yang ada di dataran rendah berkisar antara 23 derajat sampai 28 derajat celcius. Suhu di dataran rendah tercipta sangat berkaitan dengan imbas iklim di daerah kawasan dataran tersebut berada.

Lihat lebih lengkap tentang: Ciri Ciri Dataran Rendah

Dataran rendah lazimnya digunakan sebagai tempat tinggal dan sering menjadi daerah yang padat penduduk. Mengapa banyak orang yang tinggal dataran rendah? ya, alasannya adalah dataran rendah mempunyai tanah yang relatif landai dan subur, sehingga pengelolaan lahan menjadi lebih mudah.

Tanah yang subur dan relatif landai pada akibatnya akan mensugesti mutu hidup penduduk yang tinggal di daerah sekitar dataran tersebut, sehingga roda perekonomian akan berlangsung dengan baik.

Berikut ini geologinesia menawarkan beberapa acuan nama-nama dataran rendah di Indonesia yang tentunya mungkin sudah pernah Anda kunjungi. Dataran yang disebutkan di bawah merupakan dataran rendah terkenal di beberapa pulau besar di Indonesia.

1. Dataran Rendah Pantura (Pulau Jawa)
Dataran rendah pantai utara yang sering di sebut dengan Dataran Pantura yang terletak membentang dari ujung barat bab utara Pulau Jawa, kabupaten Serang Provinsi Banten hingga Kabupaten Gresik.

Lihat lebih rincian tentang: Manfaat Dataran Rendah

Pada kawasan Dataran Pantura ini memiliki kepadatan masyarakatyang sungguh banyak. Selain itu lahan Dataran Rendah Pantura yang ada di Jawa ini memiliki lahan yang di gunakan selaku daerah tinggal dan pertanian padi untuk menolong perekonomian penduduk disana.

2. Dataran Rendah Pantai Timur Sumatera (Pulau Sumatera)
Dataran rendah pantai Timur Sumatera ini terletak yang membentang dari pesisir timur Sumatera Utara sampai pesisir timur pulau Lampung. Dataran rendah yang ada di timur Sumatera ini dialiri oleh banyak sekali sungai mirip sungai Musi, Kampar, dan lain-lain.

Dataran rendah yang ada di timur Sumatera ini tidak mampu dibandingkan dengan dataran rendah yang ada di Sumatera Barat karena daerah ini pada umumnya berbentukhutan hujan tropis dan rawa-rawa. Namun dengan adanya banyak dataran rendah saat ini dirubah menjadi lahan perkebunan kelapa sawit.

3. Dataran Rendah di Pulau Kalimantan
Dataran rendah yang ada di Pulau Kalimantan yang membentang pada pesisir barat selatan dan timur Pulau Kalimantan. Dataran rendah disini memiliki karakteristik ciri khas tipe jenis tanahnya berbentukgambut.

Lihat juga disini tentang: Pengertian Dataran

Selain disusun oleh tanah gambut, dataran rendah di Pulau Kalimantan juga mempunyai pH tanah yang tinggi dan tanahnya pada umumnya terendam oleh air. Namun seiringnya waktu, daerah ini banyak digunakan sebagai lahan pertanian dan pemukiman.

4. Dataran Rendah di Sumatera Utara
Dataran rendah di Sumatera Utara memiliki lebar kurang lebih 20 kilometer yang terletak di daerah Melabon atau Singkel. Pada segi timur dari pantai Sumatera terdapat suatu lapisan tersier yang sangat luas dengan berbukit-bukit.

Daerah dataran rendah ini juga mempunyai banyak penduduk yang ada disana sebab daerah ini juga selaku kawasan penelusuran material untuk menolong ekonomi penduduk disana.

Dataran Rendah merupakan hamparan tanah yang memiliki ketinggian relatif yang rendah dimana dataran rendah ini terjadi sebab adanya sedimentasi sungai. Namun sungai ini mampu menciptakan tanah yang ada di dataran rendah ini menjadi subur.

Dengan kesuburan yang di miliki oleh tanah yang berada di tempat dataran rendah menjadi sumber mata pencaharian untuk penduduk yang ada di sana. Selain itu orang yang bertempat tinggal di dataran rendah memiliki mutu hidup yang bagus daripada masyarakatperkotaan.

Sumber https://www.geologinesia.com/

Jumat, 15 Mei 2020

Nama Dataran Rendah Di Sulawesi Yang Populer

Dataran rendah di Sulawesi - Indonesia populer memiliki kenampakan alam yang beragam. Tidak cuma pegunungan dan dataran tinggi yang banyak didapatkan di Indonesia, dataran rendah juga menjadi kenampakan alam yang jumlahnya tak sedikit. Dataran rendah ialah daerah daratan yang berukuran cukup luas dengan ketinggian lazimnya tidak lebih dari 200 meter.

Dataran rendah pada umumnya ditemukan di tempat akrab pantai walaupun tak sedikit juga dataran rendah yang didapatkan di tempat pegunungan. Setiap tempat di Indonesia juga mempunyai dataran rendah masing-masing. Seperti di Sulawesi juga mempunyai dataran rendah. Berikut yakni beberapa dataran rendah di Sulawesi yang cukup terkenal (lihat disini: Ciri-Ciri Dataran Rendah).


Sudah sedikit diterangkan sebelumnya jikalau Indonesia terdiri dari banyak sekali kenampakan alam, salah satunya dataran rendah. Dataran rendah ini pun tersebar di beberapa daerah. Misalnya adalah beberapa dataran rendah di Sulawesi berikut. Dataran rendah berikut adalah dataran rendah yang cukup terkenal di Sulawesi dan biasanya juga menjadi destinasi wisata masyarakat lokal.

1. Dataran Rendah Maros
Dataran rendah pertama yang ada di Sulawesi ialah dataran rendah Maros yang terletak di Kawasan Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. Di dataran rendah ini juga menjadi destinasi rekreasi favorit di Indonesia.

Selain pemandangan daratan yang luas dan indah, salah satu daya tarik dari dataran rendah ini adalah adanya situs taman prasejarah. Makara selain mampu menikmati pemandangan dataran rendah yang menakjubkan, Anda juga mampu belajar dari situs prasejarah yang ada disini.

2. Dataran Rendah Barru
Kabupaten Barru yang juga berada di Kawasan Sulawesi Selatan ini juga memiliki banyak sekali dataran rendah dengan panorama alam yang fantastis. Beberapa destinasi wisata yang terdapat di kawasan dataran rendah Barru ini antara lain Celebes Canyon, jeram 7 susun batulapa, bukit maddo dan beberapa destinasi yang lain.

Dataran rendah Barru ini banyak terdapat di pesisir barat. Di daerah dataran rendah ini berisikan sebagian daerahnya yakni rawa, kawasan pasang serta sungai-sungai besar.

3. Dataran Rendah Mamuju
Dataran rendah yang populer di Sulawesi selanjutnya berada di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat. Dataran rendah di sepanjang pantai di Bulukumba selain memiliki panorama yang indah juga memiliki potensi untuk dijadikan sebagai jalur transportasi darat. Selain itu di dataran rendah ini juga mempunyai keanekaragaman hayati yang masih alami sebab belum banyak dieksplor.

4. Dataran Rendah Bulukumba
Kabupaten Bulukumba juga menjadi salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan dengan topografi yang berisikan sebagian besar ialah dataran rendah. Dataran rendah di Bulukumba ini mampu meraih 7 kecamatan dari 10 kecamatan yang ada di Bulukumba. Daerah dataran rendahnya memiliki ketinggian antara 0-25 m di atas permukaan laut.

Masih ada beberapa dataran rendah lain yang terkenal di Pulau Sulawesi. 4 dataran rendah yang disebutkan di atas hanyalah beberapa yang terkenal. Dataran rendah yang ada di Sulawesi mampu dikelompokkan berdasarkan letaknya mirip yang ada di tabel berikut:

Dataran Rendah di SulawesiLokasi
Dataran Rendah Maros Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
Dataran Rendah Barru Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan
Dataran Rendah Mamuju Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat
Dataran Rendah Bulukumba Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan

Demikian tadi yakni daftar dataran rendah di Sulawesi yang populer dan banyak dikunjungi karena mempunyai daya tarik dan pesona wisata. Pulau Sulawesi yakni salah satu pulau di Indonesia dengan bentuk topografi yang beragam di Indonesia. Maka tak aneh kalau di Sulawesi Anda tidak hanya akan mendapatkan pegunungan dan dataran tinggi saja, namun juga pantai dan dataran rendah.
Sumber https://www.geologinesia.com/

Selasa, 12 Mei 2020

Dataran Rendah Di Kalimantan Yang Tersebar Di 4 Provinsi

Nama daerah di Kalimantan dengan morfologi dataran rendah - Indonesia terdiri atas banyak sekali keadaan daerah yang beragam. Mulai dari Sabang sampai Merauke, keadaan geografis Indonesia berlawanan-beda. Ada beberapa daerah yang populer dengan dataran tingginya, ada juga kawasan yang populer dengan dataran rendahnya (lihat: Ciri Ciri Dataran Rendah). Pulau Kalimantan ialah pulau yang nyaris keseluruhan wilayahnya berada di dataran rendah. Terdapat banyak dataran rendah di Kalimantan yang sungguh populer.

Pulau Kalimantan yaitu salah satu pulau di Indonesia. Pulau Kalimantan terkenal karena wilayahnya yang paling luas dibandingkan pulau lain di Indonesia. Pulau Kalimantan disebut dengan Pulau Seribu Sungai alasannya adalah memiliki banyak sungai (lihat pada: Sungai Terpanjang di Indonesia).

Tidak cuma populer akan sungainya, Kalimantan juga terkenal selaku pulau yang berdataran rendah atau wilayah yang berada tidak lebih dari ketinggian 200 m di atas permukaan laut (lihat lebih lengkap: Contoh Dataran Rendah di Indonesia). Berikut merupakan nama daerah dari aneka macam provinsi di Kalimantan yang populer dengan dataran rendahnya serta penjelasan lebih lengkap mengenai masing-masing lokasi.

Provinsi Daerah yang ada di dataran rendah
Kalimantan Timur Pasir, Redeb, dan Selor
Kalimantan Selatan Lanjutan rawa-rawa dan lereng pegunungan Meratus
Kalimantan Barat Teluk Melano, dan Ketapang
Kalimantan Tengah Kuala Pembuang, Kuala Kapuas, Pangkalan Bun

1. Kalimantan Timur
Kalimantan Timur memiliki batas eksklusif dengan laut yang menghubungkan dengan Pulau Sulawesi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Malaysia. Kalimantan Timur yakni wilayah yang memiliki perbukitan hampir di seluruh kabupatennya.

Meskipun begitu, Kalimantan Timur masih dianggap sebagai provinsi yang banyak mempunyai dataran rendah. Daerah di Kalimantan Timur dengan dataran rendah antara lain Pasir, Redeb, dan Selor. Pasir merupakan kabupaten yang ada di bab selatan, sedangkan Redeb dan Selor ialah kabupaten yang ada di bab utara.

2. Kalimantan Selatan
Provinsi dengan ibukota Banjarmasin mempunyai populasi nyaris 3,7 juta jiwa yang tersebar di daerah seluas 37.530,52 km2. Kondisi geografis provinsi Kalimantan Selatan sebagian berupa dataran tinggi dan dataran rendah. Dataran tinggi ini dibentuk oleh Pegunungan Meratus. Bagian lereng Pegunungan Meratus ada di bab timur Kalimantan Selatan. Dataran rendah di provinsi ini berbentuklahan gambut dan rawa-rawa yang sebagian ada di Kalimantan Tengah.

3. Kalimantan Barat
Dataran rendah di Kalimantan Barat cukup luas. Berdasarkan topografi, Kalimantan Barat berada di ketinggian tidak lebih dari 500 m di atas permukaan maritim. Dataran rendah yang terkenal adalah Teluk Melano yang berada di Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara. Teluk Melano sering dijadikan sebagai destinasi rekreasi baik turis domestik maupun mancanegara. Selain Teluk Melano, dataran rendah yang terkenal di Kalimantan Barat ialah Ketapang yang ialah kabupaten di delta Sungai Pawan.

4. Kalimantan Tengah
Provinsi Kalimantan Tengah berada di bab selatan pulau Kalimantan. Kalimantan Tengah terdiri atas dataran rendah dan dataran tinggi. Sama mirip Kalimantan Barat, topografi Kalimantan Tengah pada umumnya tidak meraih 500 m di atas permukaan maritim terutama di bab selatan.

Di daerah inilah dataran rendah mirip rawa-rawa dan paya-paya berkumpul. Daerah yang terkenal dengan dataran rendahnya ialah Kuala Pembuang, Kuala Kapuas, dan Pangkalan Bun. Kuala Pembuang dan Kuala Kapuas ialah daerah yang dilalui oleh sungai besar adalah Sungai Pembuang dan Sungai Kapuas. Sedangkan Pangkalan Bun yakni daerah yang berada di tepi sungai Bun.

Dataran rendah di Kalimantan lumayan banyak dan tersebar sebab keadaan geografisnya yang tidak bermacam-macam. Daftar di atas merupakan nama-nama dataran rendah yang terkenal di Pulau Kalimantan serta klarifikasi singkatnya.
Sumber https://www.geologinesia.com/

Rabu, 29 April 2020

4 Dataran Rendah Di Maluku Beserta Karakteristiknya

Apa saja nama dataran rendah yang ada di Maluku? - Maluku ialah nama suatu provinsi dengan daerah berbentuk kepulauan yang terletak di tempat Indonesia bagian timur. Sama mirip pada umumnya daerah di Indonesia Timur, Kepulauan Maluku juga memiliki karakteristik keadaan geografis yang berlainan dengan keadaan geografis Indonesia bab barat. Salah satunya yaitu wilayah yang didominasi dataran rendah dan pantai. Meskipun begitu, di beberapa kepulauan di Maluku juga berisikan dataran tinggi, bukit dan pegunungan.

Secara umum, kondisi Topografis di Kepulauan Maluku memang bermacam-macam. Namun keadaan topografi yang paling mendominasi yakni daerah yang cukup datar dengan ketinggian tidak lebih dari 100m di atas permukaan laut. Ada juga daerah dataran tinggi yang lumayan banyak ditemui di tempat Maluku.

Maluku yang terdiri dari beberapa pulau kecil juga mempunyai kondisi topografi beragam. Namun di setiap pulau kecil tersebut, tempat dataran rendah lumayan banyak dijumpai. Untuk lebih mengenal kepulauan Maluku ini, berikut yakni beberapa nama dataran rendah di Maluku yang tersebar di seluruh bab kepulauan.

1. Dataran rendah di Maluku Tenggara
Maluku Tenggara adalah salah satu deretan kepulauan yang berada di Kepulauan Maluku. Kepulauannya terdiri dari Pulau Kei besar dan Pulau Kei Kecil. Dataran rendah yang ada di Gugusan Kepulauan Kei ini memang tidak terlalu besar karena cuma berbentukjalur sempit yang ada di sepanjang pantai.

2. Dataran Rendah di Ambon
Ambon sendiri merupakan ibukota Provinsi Maluku. Diantara formasi Kepulauan Maluku, Pulau Ambon berbatasan langsung dengan bahari Banda. Meskipun begitu, keadaan Topografi di Kepulauan Maluku juga beragam.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Pulau Ambon ini juga berisikan pegunungan dan dataran rendah. Persebarannya pun tidak begitu luas karena hanya ada di kawasan sekitar pesisir pantai.

3. Dataran Rendah di Wilayah Maluku Utara
Kawasan dataran rendah juga terletak di tempat Maluku Utara. Di tempat ini, daerah dataran rendahnya banyak berada di tempat Pulau Morotai. Disini wilayah dataran rendahnya juga berupa daratan yang berada di pesisir pantai.

4. Dataran Rendah di Wilayah Pulau Seram
Dataran rendah terakhir yang berada Kabupaten Maluku Tengah, ialah tepatnya di kawasan Pulau Seram. Dataran rendah di Pulau Seram ini memiliki karakteristik dari kemiringan meraih 0-3%.

Meskipun dataran rendahnya cukup luas dengan ketinggian kurang dari 500 m di atas permukaan bahari, tapi kondisi topografinya demikian juga menunjukkan kentungan tersendiri bagi Pulau ini. Salah satunya ialah dengan adanya destinasi rekreasi alam yang memiliki keunikan karena terbagi ke dalam 4 klasifikasi daerah.

Yang perlu Anda ketahui juga yaitu bahwa penduduk tidak menawarkan nama khusus untuk dataran-dataran rendah tersebut. Untuk lebih mengerti tempat dataran rendah yang ada di Kepulauan Maluku, klarifikasi di atas mampu disimpulkan dalam tabel berikut:
Nama Dataran Rendah Karakteristik
Dataran Rendah di Maluku Utara Hanya berupa jalur sempit di pinggir pantai
Dataran Rendah di Ambon Tidak begitu luas, cuma di pesisir pantai
Dataran Rendah Maluku Utara Berada di pesisir pantai
Dataran Rendah Pulau Seram Tingkat kemiringan 0-3%, masuk dalam destinasi favorit turis

Karakteristik dari topografi kawasan berupa dataran rendah ialah daerah yang mempunyai ketinggian tertentu tidak lebih dari 500 m di atas permukaan maritim. Begitupun dataran rendah yang ada di Provinsi Maluku yang merpakan salah satu pola dataran rendah yang ada di Indonesia.

Wilayah yang berisikan kepulauan ini juga berisikan banyak dataran rendah dengan karakteristik ketinggian tak lebih dari 100m di atas permukaan maritim. Karena itu dataran rendah di Maluku lazimnya berada di daerah pesisir pantai.

Sumber https://www.geologinesia.com/

Minggu, 22 Maret 2020

Apa Itu Dataran? Pemahaman, Pembagian Terstruktur Mengenai, Acuan Dan Pemanfaatannya

Pengertian Dataran - Sudah umum diketahui jika bumi mempunyai kenampakan alam yang beragam. Permukaan bumi ialah kawasan dimana kenampakan alam ini mampu didapatkan dan dikaji lebih dalam. Permukaan bumi ini sendiri terdiri dua bentuk, ialah daratan dan lautan. Di atas daratan terdapat suatu bentang alam yang dikenal dengan nama dataran. Apa bahwasanya pengertian dataran dan bagaimana karakteristik, penjabaran, serta apa yang membedakannya dengan daratan? Berikut yakni penjelasan lengkapnya.

Pengertian Dataran

Hal pertama yang mesti Anda pahami wacana salah satu jenis bentuk wajah bumi ini adalah pengertiannya. Dataran ialah sebuah wilayah atau area di tampang bumi yang termasuk relatif landai dan bahkan nyaris rata.

Kenampakan bentuk paras bumi satu ini merupakan bentuk tampang bumi yang relatif gampang dijangkau oleh manusia bahkan dimanfaatkan selaku kawasan tinggal. Meski demikian, tak sedikit salah dalam mengartikan dataran dengan daratan. Oleh karena itu, Anda harus paham perbedaan kedua istilah ini.


Apa Perbedaan Daratan dan Dataran?

Banyak yang tidak bisa membedakan antara daratan dan dataran. Ini alasannya keduanya berada di area yang sama. Namun pastinya keduanya mempunyai perbedaan spesifik. Untuk itu, berikut ini ialah beberapa poin perbedaan keduanya.

1. Dari Definisi dan Karakteristiknya
Perbedaan keduanya mampu dilihat dari pengertiannya. Daratan yakni bab bumi yang kering dan tidak tertutup air bahari. Sedangkan dataran adalah bab dari daratan tersebut, dimana areanya terbilang relatif landai.

2. Dari Ketinggiannya
Berdasarkan ketinggian, keduanya juga berlawanan. Bagian bumi yang tidak terendam air, berapapun ketinggiannya, disebut selaku daratan. Sedangkan dataran terbagi dalam beberapa kelompok tergantung ketinggiannya, ialah ada dataran pantai, dataran tinggi serta dataran rendah.

Baca juga: Ciri Ciri Dataran Rendah


Klasifikasi Dataran dan Karakteristiknya

Sebagai kenampakan paras bumi, dataran ini diklasifikasikan menjadi berbagai jenis tergantung letaknya. Berikut ini yaitu jenis-jenis dari salah satu bentuk paras bumi di daratan ini.

Dataran Pantai

Jenis pertama yaitu dataran pantai. Jenis ini adalah jenis dataran yang lokasinya berada di dekat bahari dengan ketinggian tak lebih dari 200 meter dari permukaan air maritim. Karena letaknya yang tidak jauh dari laut, maka daerah ini juga masih terkena dampak dari air bahari.

Karena karakteristiknya yang mana letak daerahnya yang berada dekat dengan laut, wilayah ini memiliki pemandangan yang manis dan menarik. Inilah mengapa kebanyakan wilayah atau area ini banyak dipakai sebagai objek atau destinasi wisata.

Dataran Rendah

 Sudah umum diketahui jika bumi memiliki kenampakan alam yang beragam Apa itu Dataran? Pengertian, Klasifikasi, Contoh dan Pemanfaatannya
Gambar Dataran Rendah Maros.
Jenis berikutnya yaitu dataran rendah. Area ini yakni jenis dataran yang letaknya juga tak begitu tinggi dengan ketinggian tidak jauh berlawanan dengan pantai. Letaknya berada pada ketinggian antara 200-300 meter di atas permukaan air maritim.

Sebutan dataran rendah ini bisa digunakan untuk area yang relatif datar dengan hamparan yang cukup luas. Selain itu, karakteristik lain dari area ini adalah suhu udaranya yang berkisar antara 23-28 derajat celcius. Tidak terlalu cuek dan tidak terlalu panas.

Area ini yaitu daerah yang paling banyak ditemui di Indonesia. Karena itulah kawasan atau area bab daratan ini banyak dimanfaatkan untuk tempat tinggal (pemukiman) dan kawasan bercocok tanam. Contoh dataran rendah yang populer di Indonesia yakni dataran rendah Maros.

Dataran Tinggi

 Sudah umum diketahui jika bumi memiliki kenampakan alam yang beragam Apa itu Dataran? Pengertian, Klasifikasi, Contoh dan Pemanfaatannya
Gambar Dataran Tinggi Dieng.
Berdasarkan letaknya, jenis dataran berikutnya yakni dataran tinggi yang terletak pada ketinggian lebih dari 700-1000 meter di atas permukaan air bahari. Area yang juga diketahui dengan nama Plato atau plateau ini terbentuk dari hasil tektonik, erosi maupun sedimentasi.

Karakteristik dari plato ini ialah suhu udaranya yang relatif sejuk bahkan condong dingin. Ini tak lepas dari letaknya yang berada di ketinggian, hingga mencapai di atas 1000 meter di atas permukaan air maritim. Contoh dataran tinggi yang populer di Indonesia yaitu dataran tinggi Dieng.

Baca juga disini: Ciri Ciri Dataran Tinggi

Pemanfaatan Dataran Tinggi dan Dataran Rendah

Diantara pembagian terstruktur mengenai dataran yang telah disebut dan dijelaskan di atas, area atau wilayah yang paling banyak dimafaatkan ialah daerah dataran rendah dan dataran tinggi. Kedua wilayah ini mempunyai karakteristik yang sangat berbeda, mulai dari kontur kawasan sampai suhu rata-ratanya. Karena aspek inilah pemanfaatan kedua kawasan tersebut juga akan sungguh berlainan. Berikut ini ialah beberapa pemanfaatan yang mampu dikerjakan pada kedua wilayah tersebut.

Pemanfaatan Dataran Tinggi

Seperti yang telah sedikit diterangkan sebelumnya, antara plato dan dataran rendah mempunyai perbedaan, baik dari karakteristik, ketinggian tempat sampai kontur wilayahnya. Plato ialah daerah yang secara fisik berada di ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan bahari. Selain itu wilayahnya juga berlawanan, yaitu banyak terdapat tanjakan dan turunan dengan kontur yang tidak rata.

Wilayahnya yang berada di ketinggian lebih dari 1000 meter ini membuat suhu udara di area atau wilayah ini jadi lebih bersih. Tak hanya udara, air yang ada di kawasan ini juga lebih higienis. Karena aspek inilah pemanfaatan tempat plato ini lebih banyak dipakai sebagai kawasan wisata.

Selain digunakan untuk kawasan rekreasi, Plato mempunyai jenis tanah yang condong lebih subur. Oleh alasannya itu, di kawasan ini juga banyak dimanfaatkan untuk perkebunan, khususnya komoditas pangan yang cuma bisa hidup di kawasan hambar. Tak hanya dipakai untuk perkebunan, wilayah plato dengan kontur dan suhu seperti yang sudah diterangkan di atas banyak juga dimanfaatkan untuk menciptakan hutan lindung atau kawasan konservasi.

Pemanfaatan Dataran Rendah

Berbeda dengan kawasan plato, kawasan dataran rendah yang mempunyai karakteristik berada di ketinggian tak lebih dari 600 meter di atas permukaan bahari serta kontur wilayah yang lebih landai dan rata menciptakan kawasan ini juga dimanfaatkan dengan cara berlawanan.

Pemanfaatan yang paling umum dan banyak dijumpai yaitu digunakan selaku tempat pemukiman dan lahan pertanian. Pemanfaatan pertama adalah digunakan untuk lahan pertanian alasannya daerah dataran rendah ini memiliki sumber air yang banyak. Berbagai jenis sawah bisa dikembangkan di wilayah ini, mulai dari sawah irigasi yang ialah jenis sawah dengan sumber pengairan dari irigasi sampai sawah tadah hujan yang sumber pengairannya berasal dari air hujan.

Baca lebih lengkap tentang: Manfaat Dataran Rendah

Selain pertanian berupa sawah, daerah ini juga banyak dimanfaatkan untuk pertanian dengan sistem lahan kering seperti tegalan dan perkebunan. Untuk jenis pertanian tegalan, komoditas yang dihasilkan yaitu komoditas berbentukjenis tanaman kacang-kacangan. Sedangkan untuk perkebunan, komoditas yang dihasilkan berbentuksawit, kelapa dan komoditas perkebunan yang lain.

Ada berbagai bentuk dan jenis kenampakan alam di bumi. Bentuk permukaan bumi yang terdiri dari wilayah perairan dan daratan kemudian masih dibagi lagi ke dalam beberapa bentuk kenampakan alam. Seperti di daratan misalnya, ada wilayah dataran yang ialah wilayah yang relatif landai dan merupakan daerah dimana manusia tinggal serta melakukan banyak sekali aktivitas.

Dataran ini juga masih dibagi lagi ke dalam berbagai macam seperti yang dijelaskan di atas. Dengan klarifikasi wacana dataran, mulai dari jenis, pembagian terstruktur mengenai hingga pemanfaatannya di atas akan membantu Anda dalam mengenali bumi lebih erat.

Sumber https://www.geologinesia.com/

Sabtu, 15 Februari 2020

Daftar Dataran Tinggi Di Dunia Menurut Letak Benua

 adalah bagian dari permukaan bumi yang posisinya lebih tinggi dari wilayah sekelilingnya Daftar Dataran Tinggi di Dunia Berdasarkan Letak Benua
Dataran Tinggi (Plateau) ialah bagian dari permukaan bumi yang posisinya lebih tinggi dari kawasan sekelilingnya, serta mempunyai permukaan yang luas dan relatif datar. Salah satu syarat dataran tinggi yakni berada pada ketinggian diatas 700 meter dari permukaan bahari. Dataran tinggi terbentuk selaku hasil dari kekuatan alam mirip pengikisan glasial, kegiatan vulkanik maupun pergerakan lempeng tektonik.

Semua benua yang ada di planet bumi mempunyai fitur dataran tinggi. Dataran Tinggi Tibet yang terletak di China bagian barat yaitu dataran tinggi terbesar dan tertinggi di dunia. Kata "paling besar" disini merujuk pada luas areanya. Nah, untuk potensi ini geologinesia akan memperlihatkan gosip perihal beberapa pola dataran tinggi paling besar di dunia berdasarkan letaknya (benua tempatnya berada).

Daftar isi


Daftar Nama Dataran Tinggi di Dunia Berdasarkan Letak Benuanya
Nama BenuaNama Dataran Tinggi
Benua Afrika Ethiopia, Highveld, Adrar, Batéké, Boma, Tagant, Cheringoma, Djado, East African, Ennedi, Katanga, Kinangop, Ouatchi, Kwahu, Makonde, Rondo.
Benua Asia Tibet (Tibetian), Armenian, Iran (Iranian), Deccan (Dekkan) Chukchi, Kok Zhailau, Đà Lạt, Turgay, Kaema, Mongolian, Shomali, Ukok, Ustyurt, Dieng.
Benua Eropa Hardangervidda, Alūksne Upland, Barnim, Engstligenalp, Croix Scaille, Krivošije, Dumre, Albania, Elenydd, Ludogorie, Mount Saint Peter, Równia pod Śnieżką.
Benua Australia/Oseania Australian Shield, Arnhem, Great Papuan, Dorrigo, Lord Howe Rise, Mawson, NShipley, Sturt, Western, Woronora, arrow Neck, To'ovi'i.
Benua Amerika Utara Colorado, Chukchi, Yukon, Mexican, Tarascan, Arizona‎, Utah, Allegheny, Llano Estacado‎, Modoc, Ozarks‎.
Benua Amerika Selatan Altiplano (Andean/Andes), Altiplano Cundiboyacense, Puna de Atacama, Guiana Shield.
Benua Antartika Antartika, American Highland, Andreaea, Avery, Anderson.

Dataran Tinggi di Benua Asia

Benua Asia merupakan Benua yang mempunyai banyak dataran tinggi besar. Contoh dataran tinggi besar yang ada di benua ini diantaranya adalah Dataran Tinggi Tibet, Dataran Tinggi Deosai, Dataran Tinggi Deccan, Dataran Tinggi Iran, dan Dataran Tinggi Mongolia.

Dataran Tinggi Tibet merupakan dataran tinggi paling besar di Benua Asia bahkan juga di dunia. Dataran ini memiliki luas total 2,5 juta km2 (0,97 juta mil persegi) dan membentang sepanjang 1.600 mil serta melebar sejauh 620 mil. Dataran ini juga sering disebut oleh penduduk sekitarnya dengan nama Qingzang (Dataran Tinggi Qingzang).


Dataran Tinggi Tibet terletak di China bagian barat, bahkan mencakup sampai ke bagian utara negara India. Dataran Tinggi ini terbentuk selaku hasil dari tumbukan lempeng tektonik Eurasia dan Indo-Australia selama era Kapur Atas.

Selanjutnya ada dataran Tinggi Armenia yang juga masuk sebagai dataran tinggi besar di Benua Asia. Armenia merupakan sebuah negara yang wilayahnya sebagian masuk ke Benua Eropa dan sebagiannya lagi ialah Benua Asia. Dataran Tinggi Armenia mencakup area dengan total luas 0,154 juta mil persegi, dengan titik tertingginya ialah Mt. Ararat(16.854 kaki).

Dataran tinggi di Benua Asia yang yang lain yakni Dataran Tinggi Iran yang membentang hingga ke daerah Pakistan dan Afghanistan. Dataran Tinggi Iran juga dikenal selaku Dataran Tinggi Persia yang meliputi kawasan Pegunungan Iran Timur, bab Tengah, Balochistan, dan Pegunungan Iran bagaian Barat Laut. Selanjutnya, di kawasan Asia Selatan terdapat Dataran Tinggi Deccan (Dekkan). Plateau ini terletak di negara India bagian selatan, memiliki batas dengan Ghats Barat dan Timur (dua jajaran gunung tinggi), serta Sungai Narmada.

Dataran Tinggi di Benua Afrika

Salah satu acuan dataran tinggi di Afrika yakni Dataran Tinggi Ethiopia, yang terletak di timur maritim Afrika. Dataran Tinggi Ethiopia merupakan dataran tinggi paling besar di Benua Afrika. Plateau Ethiopia berada pada ketinggian rata-rata 4.921 kaki dengan Ras Dashan sebagai puncak tertingginya (14.930 kaki). Dataran Tinggi Ethiopia terbentuk sekitar 75 juta tahun yang kemudian sehabis magma sub-terestrial mulai mendorong ke atas kerak bumi.

Dataran tinggi besar lainnya di Benua Afrika ialah Dataran Tinggi Highveld yang terletak di Afrika Selatan. Dataran ini terletak pada ketinggian 2.100 meter di atas permukaan maritim. Plateau Highveld mencakup total luas area 0,2 juta mil persegi (setara dengan 30% dari total luas daratan Afrika Selatan), sehingga menjadikannya dataran tinggi paling besar ke-2 di Benua Afrika.

Dataran Tinggi di Benua Eropa

Hardangervidda merupakan dataran tinggi utama di Benua Eropa, sekaligus selaku dataran tinggi paling besar di benua Eropa. Letak dataran tinggi ini berada di selatan Norwegia, dan meliputi area seluas 1.321 mil persegi. Hardangervidda membentang melingkupi 3 kawasan besar di Norwegia adalah Telemark, Buskerud, dan Hordaland.

Plateau Hardangervidda memiliki ketinggian rata-rata 3.500 kaki dengan puncaknya, Sandfloegga memiliki ketinggian 5.646 kaki. Ketinggian yang cukup tinggi ini membuat Hardangervidda terpengaruh oleh iklim pegunungan Alpen. Di Dataran Tinggi Hardangervidda dapat terlihat salah satu gletser paling besar di Norwegia, yaitu Hardangerjokulen.

Dataran Tinggi di Benua Australia/Oseania

Australia mempunyai sejumlah dataran tinggi besar, sebab dimungkinkan oleh luas kawasan daratan terutama. Dataran Tinggi Barat yakni yang paling terbesar (terluas) di benua ini, yang meliputi luas ratusan ribu mil persegi (beberapa perkiraan menempatkan ukurannya setara dengan seluruh benua Eropa).

Dataran Tinggi Barat terletak di kawasan bab barat negara Australia itu juga dikenal selaku Perisai Australia (Australian Shield). Dataran tinggi yang lain berada di Oseania ialah Dataran Tinggi Vulkanik Pulau Utara yang ialah salah satu dataran tinggi paling besar di Selandia Baru.

Seperti namanya, "Dataran Tinggi Vulkanik Pulau Utara" terbentuk oleh aktivitas gunung berapi di pulau tersebut, sehinga menghasilkan banyak fitur vulkanik di dataran tinggi diantaranya yaitu danau kawah besar yang disebut sebagai Danau Taupo, ialah danau terbesar di Selandia Baru.

Dataran Tinggi di Benua Amerika Utara

Benua Amerika Utara juga memiliki fitur dataran tinggi, bahkan beberapa di antaranya merupakan yang paling besar di dunia. Salah satu pola dataran tinggi populer di benua ini yakni Dataran Tinggi Colorado. Dataran Tinggi Colorado terletak di barat daya Amerika Serikat dan mencakup luas area sekitar 130.000 mil persegi.

Dataran tinggi ini menempati negara bagian Utah, New Mexico, Colorado, dan Arizona. Dataran Tinggi Colorado berisikan enam bagian kawasan besar yakni Navajo, Cekungan Uinta, Grand Canyon, Datil, dan Land Canyon.

Dataran Tinggi di Benua Amerika Selatan

Beberapa fitur dataran tinggi yang mampu didapatkan di Amerika Selatan yakni Plateau Andean dan Plateau Altiplano Cundiboyacense. Plateau Andean sering disebut juga sebagai Dataran Tinggi Andes atau Altiplano dengan total luas area sekitar 500.000 km2 pada ketinggian rata-rata 12.300 kaki di atas permukaan bahari.

Andean ialah dataran tinggi terbesar di cuilan bumi bagian barat dan merupakan dataran tinggi terbesar ke-2 di dunia (setelah Dataran Tinggi Tibet). Dataran Tinggi Andean mencakup wilayah Bolivia, Chili, Peru, dan Argentina.

Selanjutnya ada juga Dataran Tinggi Altiplano Cundiboyacense yang luasnya meraih 9.653 mil persegi. Dataran tinggi ini memiliki ketinggian rata-rata 8.500 kaki, dengan titik tertingginya berada pada ketinggian 13.123 kaki.

Dataran Tinggi di Benua Antartika

Walaupun benua ini tertutup oleh es abadi, Antartika ternyata juga mempunyai sebuah dataran tinggi, ialah Dataran Tinggi Antartika (Dataran Tinggi Kutub) yang terletak di kawasan timur benua ini. Dengan diameter sekitar 620 mil, Dataran Tinggi Antartika masuk selaku salah satu dataran tinggi paling besar di dunia.

Tidak mirip dataran tinggi lain di dunia, Dataran Tinggi Antartika khususnya terdiri dari lapisan es yang ketebalannya mampu meraih beberapa mil. Rata-rata ketinggian dataran tinggi ini ialah 9.800 kaki. Perlu dikenali bahwa Dataran Tinggi Antartika ialah contoh faktual dari jenis dataran tinggi kontinen. Perlu dimengerti bahwa pusat kutub selatan Bumi berada di Dataran Tinggi Antartika dan Wilayah ini mempunyai kondisi cuaca paling ekstrim, dimana suhu rata-ratanya bisa di bawah nol derajad celcius.

Sumber https://www.geologinesia.com/