Senin, 24 Agustus 2020

Sembarang Pilih Gps Bisa Menyebabkan Kecelakaan

GPS merupakan piranti yang digunakan untuk menetukan lokasi. Dalam perkembangannya, GPS dipakai untuk pemetaan dan navigasi serta keperluan lain. Nah, navigasi inilah yang banyak menolong traveller untuk melakukan cruising, baik di perkotaan maupun di hutan atau pedalaman yang tidak atau belum ada jalannya. Tetapi penyeleksian dan pemakaian GPS yang tidak bijak malah mampu menjadi bumerang, karena bisa saja malah mengakibatkan kecelakaan.

 merupakan piranti yang digunakan untuk menetukan lokasi Asal Pilih GPS Bisa Mengakibatkan Kecelakaan
Ilustrasi gps Garmin 60CSx terpasang di sepeda motor trail Kawasaki KLX150S.

Kecelakaan yang diduga akhir salah menyaksikan peta GPS ini terjadi di trend Mudik Lebaran 1436 H. Terjadi kecelakaan di jalur mudik lintas Selatan di sekitar Tasikmalaya seperti gosip yang dilansir Pikiran Rakyat Online berikut.

Sebuah kendaraan beroda empat jenis Avanza warna silver pemudik asal Jakarta tersungkur ke jurang di kawasan Kampung Tagog Pamoyanan, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Meski tidak tebing tidak terlalu tinggi cuma sekitar 2 meter kedalamannya, kendaaraan yang dikemudikan pemudik nyaris terbalik.

Pemudik tersebut nyasar dikala hendak pulang ke Jakarta. Dengan mengikuti arah dan jalur jalan yang ada di peta gps smartphone, pengendara terus melaju tidak menduga bahwa jalan di daerah tersebut banyak jurang.

Selain itu jalan jalur selatan di wilayah Tasikmalaya sepanjang Rajapolah-Pamoyanan-Jamanis-Ciawi-Gentong minim penerangan jalan lazim (PJU). Hal ini sungguh menyusahkan para pengendara terlebih pemudik asal luar Tasikmalaya yang tidak begitu mengatahui medan jalur yang dilaluinya.

Menurut Jajang (34) warga sekitar menyebutkan, insiden Jumat (24/7/2015) dini hari sekitar pukul 1.00 WIB. Sementara warga mengetahu sehabis korban berteriak minta tolong, sehingga warga bermunculan dan eksklusif melaksanakan evakuasi penumpang. "Tidak ada korban dalam insiden tersebut, 3 penumpang mengalami luka dan dilarikan ke Puskesmas terdekat. Sementara penumpang yang lain hanya sok saja," ujarnya.

Sementara warga berkerumun di lokasi kejadian untuk melihat lebih dekat. Selain itu, warga pun siap membatu melakukan evakusi kendaraan yang terongok dijurang tersebut.

Jika membaca info tersebut, orang awam pastinya berfikiran bahwa salah satu penyebab kecelakaan itu adalah GPS. Saya tidak menyalahkan usulan itu. Tetapi mari kita evaluasi penggunaan GPS oleh kendaraan yang mengalami kecelakaan itu. Banyak juga ganjalan ketika menggunakan GPS malah nyasar.

Saya menduga GPS yang dipakai oleh mobil itu adalah jenis bawaan di perangkat android. Nah, berdasarkan pengalaman, aku sangat mewaspadai GPS bawaan android. Yang paling aman adalah memasang atau meng-install software GPS yang telah teruji kehandalannya. Saya tidak mengusulkan salah satu brand, tetapi menurut pengalaman cruising menggunakan GPS, software Garmin dan Navitel sungguh gampang digunakan dan tersedia update peta yang mampu diuduh secara gratis. Salah satu situs yang menyediakan peta Indonesia gratis dari aneka macam software yaitu Navnet.

GPS memang tidak mesti mahal namun bijaklah dalam penggunaannya supaya tidak tersesat/nyasar atau bahkan kecelakaan. Banyak koq kiat penggunaan GPS biar maksimal dalam memandu perjalanan kita. Semoga tidak ada lagi kecelakaan yang diakibatkan salah membaca peta di GPS.
Sumber https://ghost-ships.blogspot.com


EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:o
:>)
(o)
:p
:-?
(p)
:-s
8-)
:-t
:-b
b-(
(y)
x-)
(h)